Beranda featured Jessica Marah Pacarnya Dihina Miskin

Jessica Marah Pacarnya Dihina Miskin

963
Jessica Kumala Wongso menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Jessica Kumala Wongso menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Jaksa menyebut, Jessica marah pada Mirna karena telah menghina pacarnya. Terdakwa pun sakit hati dan merencanakan untuk menghilangkan nyawa korban. 

Kasus kematian Wayan Mirna Salihin sudah memasuki babak baru setelah Jessica Kumala Wongso ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Mei lalu. Kasus tersebut kini memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Jaksa membacakan dakwaan terhadap Jessica dengan mengungkap fakta-fakta di balik kematian Wayan Mirna Salihin usai minum kopi. Jaksa Ardito Muwardi menyebut motif Jessica membunuh Mirna karena sakit hati kepada Mirna karena dinasihati agar putus dari kekasih hatinya yang kasar dan pemakai narkoba. Jaksa mendakwa Jessica dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

“Perbuatan terdakwa Jessica Kumala Wongso sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 KUHP,” kata Ardito, Rabu (15/6/2016).

Dikatakannya pula, es kopi Vietnam yang dipesankan Jessica untuk Mirna terdapat racun sianida yang melebihi batas. Hal itu berdasarkan keterangan ahli kedokteran forensik, Arief Wahyono.

“Menyimpulkan bahwa penyebab kematian korban Wayan Mirna adalah karena sianida yang jauh lebih besar sehingga menyebabkan erosi lambung,” ujarnya.

Jaksa memaparkan kronologi pertemanan Jessica dan Mirna. Akhir tahun 2015 lalu, keduanya diketahui sempat hilang kontak karena Jessica marah pada Mirna. Mirna menasihati dirinya untuk putus dari pacar yang pemakai narkoba dan tak bermodal. Nasihat itu membuat Jessica geram.

“Korban Mirna mengetahui permasalahan dalam hubungan percintaan antara terdakwa dengan pacarnya sehingga korban Mirna menasihati terdakwa agar putus saja dengan pacarnya yang suka kasar dan pemakai narkoba. Dan menyatakan buat apa pacaran dengan orang tidak baik dan tidak modal (miskin). Ucapan korban Mirna ternyata membuat terdakwa marah serta sakit hati sehingga terdakwa memutuskan komunikasi dengan korba,” kata Ardito, di PN Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2016).

Setelah kesal mendengar nasihat Mirna, kata Jaksa, pada akhirnya Jessica juga memutuskan kekasihnya itu. Saat putus itu, Jessica juga sempat terlibat beberapa permasalahan dengan polisi Australia. Dia semakin marah pada Mirna.

“Sehingga untuk membalas sakit hatinya tersebut, terdakwa merencanakan untuk menghilangkan nyawa korban Mirna,” jelasnya.

GERAK GERIK MENCURIGAKAN JESSICA

Untuk mewujudkan rencananya, Jessica mulai menjalani komunikasi kembali dengan Mirna lewat aplikasi Whatsapp pada tanggal 5 Desember 2015. Aplikasi chat itu dibuat dalam perjalanan pulang dari Australia ke Indonesia. Namun saat itu, Mirna tidak langsung merespons.

“Tanggal 6 Desember terdakwa tiba di Indoensia, dan tanggal 7 Desember berusaha menghubungi Mirna melalui WA untuk memberitahu keberadaannya di Jakarta. Terdakwa juga mengajak korban Mirna bertemu dan selanjutnya terjadilah pertemuan itu dengan terdakwa dan korban Mirna beserta suami korban yaitu Saksi Arief Setiawan di salah satu restoran di Jakarta Utara,” tambahnya.

Ditambahkan jaksa, setelah pertemuan itu keduanya menjalani komunikasi intens dan meminta Mirna membuat grup WA yang diberi nama sesuai nama kampus mereka dahulu. Dari grup itulah, terjalin rencana pertemuan di Kafe Olivier terancang. “Yang akhirnya disepakati bertemu tanggal 6 Januari 2016 pukul 18.30 WIB,” ujarnya.

Setelah itu, Jaksa menjelaskan soal pertemuan ketiganya di Olivier Restoran. Setibanya di sana, Jessica telah memesankan kopi kesukaan Mirna yakni Vietnamesse Ice Coffee (VIC). Kejadian berlangsung cepat. Sekitar pukul 16.24, pelayan Olivier Cafe membawakan VIC untuk Mirna yang dipesan Jessica di meja 54.

Saat itu Mirna belum datang. Setelah itu Jessica langsung berpindah tempat duduk dan meletakkan 3 paper bag di atas meja. Jaksa meyakini, aksi itu dilakukan untuk menutupi perbuatan yang akan dilakukan Jessica yakni menaruh racun sianida ke kopi Mirna.