Dody Tobong, Performing Mak Gugat

Dedengkot teater Surabaya, Dody Yan Masfa, akan menggelar performing di Balai Pemuda. Pertunjukannya kali ini merupakan gugatannya pada kapitalism.

Comment

SIAGAINDONESIA.COM: Dody Yan Masfa bakal menggelar performing bertajuk ‘Mak Gugat’ di Balai Pemuda Surabaya, 20 Agustus 2016, mendatang. Dedengkot teater Tobong Surabaya ini akan menampilkan kembali performing yang pernah ditampilkan di Yogjakarta, beberapa waktu lalu.

Kepada Siaga Indonesia.com, Dody memaparkan konsep pertunjukannya. Menurutnya, pertunjukannya kali ini adalah kritik pada kesombongan kapitalisme yang semakin mengangkangi seluruh sendi kehidupan.

“Saya berharap ini menjadi teater peristiwa yang merespon secara langsung persoalan kekinian,” kata mantan aktor Teater Jaguar ini.

Peraih sutradara terbaik ajang Kopetisi Teater Indonesia, 2010, menegaskan, bahwa konsep garap pertunjukan kali ini adalah meminimalisir kerja tim. Ia akan lebih menekankan pada personality performance. “Ini berangkat dari pemahaman bahwa aktor adalah muara kreativitas,” kata pendiri Teater Tobong 2001 lalu ini.

Seperti diketahui, selain sutradara, Dody adalah aktor monolog yang sangat ekspresif. Konsep teaternya menekankan pada prinsip-prinsip totalitas bawah sadar aktor. Hal ini terlihat pada karya monolognya seperti “Imagination Screaming Of Magig” atau “Anak Sihir” cukup kuat dan meninggalkan kesan bagi penikmatnya.

Selain dua karya tersebut di atas, Dody juga banyak menelorkan karya monolog dan pertunjukan bersama teater Tobong, Teater Fataria, Teater Sabda.

Selain itu beberpa prestasi pernah dibukukan, seperti sutradara terbaik II Lomba Drama Lima Kota di Surabaya (1997) bersama teater Botak, Sidoarjo. Karya pertunjukannya yang berjudul Orkes Langit dinobatkan sebagai pertunjukan dengan tata artistik terbaik I di ajang Festival Teater Alternatif GKJ Award 2003, di Gedung Kesenian Jakarta. rig

Up Next

Related Posts

Discussion about this post