Beranda Buah Bibir Inilah Pengakuan Reza Saat Ditangkap Polisi dan Kebencian Elma Terhadap Gatot

Inilah Pengakuan Reza Saat Ditangkap Polisi dan Kebencian Elma Terhadap Gatot

174
0

SIAGAINDONESIA.COM Reza Artamevia tiba di kediaman orangtuanya, kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2016), pukul 20.15 WIB.

Setelah beberapa menit, Reza keluar menemui wartawan ditemani pengacaranya, Ramdan Alamsyah. Di depan sorot kamera, Reza bercerita tentang detik-detik penggerebekan yang berlangsung 28 Agustus lalu di Hotel Golden Tulip, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satu keterangan yang keluar dari mulut Reza Artamevia berbeda dengan yang disampaikan pihak kepolisian, soal posisi Reza saat penangkapan.

Sebelumnya sempat polisi menyebut Reza ada di dalam kamar bersama Gatot Brajamusti dan empat orang lainnya. Sementara Reza mengaku masih berada di luar kamar saat polisi datang.

“Sebenarnya malam itu saya tak berada di kamar, justru baru ngebel, pas ultah Aa (Gatot Brajamusti) kan, mau bikin surprise. Baru mencet bel, dibuka saudara dari dalam, pas saya masuk, sudah didorong petugas,” tutur Reza yang yang mengenakan busana serba hitam.

“Begitu cepat semua, apa semua harus nunggu saya ada dulu? Saya baru kok seharian selesai kongres, baru malam itu ke situ. Kita kaget,” lanjut Reza.

Reza Artamevia sudah 11 tahun menjadi murid Gatot di Padepokan Brajamusti. Selama ini, Reza lebih banyak tinggal di padepokan bersama gurunya Gatot Brajamusti, hingga terkesan menomerduakan keluarganya sendiri.

Apa yang membuat Reza betah di sana? “Karena ajaran yang diajarkan baik, saya merasa nyaman, tidak ada yang menyimpang, memberikan kebaikan untuk terus berkarya,” jelas Reza pada Jumat (2/9/2016).

Beda dengan, Elma Theana juga pernah menjadikan Gatot Brajamusti sebagai guru spiritual. Elma bahkan sudah bergabung ke padepokan sebelum Reza.

Pada 2011 Elma sudah mengakhiri dan memutuskan meninggalkan padepokan tersebut. Karena merasakan menemukan banyak kejanggalan pada diri Gatot.

“Saya tinggalkan (padepokan) nggak izin. Main pergi gitu aja. Saya mau hidup normal-normal aja sebagai manusia, nggak mau yang gaib-gaib deh,” ungkap Elma dalam video pengakuan yang diunggah di Youtube.

Cerita ini juga disampaikan Rency Milano, kakak tertua Elma, kepada program Go Spot yang tayang di RCTI, Kamis, (1/9/2016).

Elma menurut Rency, sudah tak lagi mengagung-agungkan Gatot. Kini Elma justru benci kepada Gatot. “Kayaknya mendengar namanya saja dia benci banget sampai sekarang,” ucap Rency.

Meski Rency tak tahu apa yang dialami Elma sampai begitu bencinya kepada Gatot. Namun yang pasti, dirinya dan keluarga menyambut gembira keputusan adiknya itu keluar Pedepokan Brajamusti milik Gatot. Saat itu juga, kata Rency, Elma pergi begitu saja, tak pamit Gatot maupun Reza.

“Kami enggak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kami bersyukur banget dia tidak di pedepokan lagi,” ujar Rency.

Gatot Brajamusti ditangkap polisi terkait kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Minggu, (28/8/2016). Gatot juga dijerat kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa dilindungi.  ***