Wadahi Kreatifitas Progamer Muda Bukalapak Gelar Kompetisi Progamming

Comment

SIAGAINDONESIA.COM – Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan industri Kreatif.

Peran programer dalam mendukung bisnis dan infrastruktur digital pun sangat penting.

Dengan adanya hal tersebut maka Bukalapak.com bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) gelar Kompetisi programing yang di gelar di Surabaya, Jawa Timur.

Surabaya jadi kota ke empat setelah kegiatan ini sukses di adakan di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.
Acara ini berlangsung pukul 09.30 WIB hingga 17.30 di Hotel Garden Palace Lantai III, dan menguji mahasiswa untuk menyelesaikan puzzle algoritma menggunakan bahasa C/C++, Java, Ruby, ataupun Python.

Menurut Nugroho Herucahyono CTO dan Co Founder Bukalapak kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi serta mendukung minat mahasiswa di bidang teknologi, khususnya bidang competitive programing.

“Kami berharap bukalapak Programming contest ini juga dapat menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat serta dapat meningkatkan minat pelajar di Indonesia terutama Teknik Informatika,” tutur Nugroho Herucahyono, CTO dan Co Founder Bukalapak, kepada Liputan6.com, di Hotel Garden Palace Lantai III, Surabaya, 4 September 2016
Kegiatan programing kontes ini diikuti 100 mahasiswa dari Jawa Timur khususnya Surabaya.

“Dalam kontest ini sejumlah lebih dari seratus mahasiswa jurusan Teknik Informasi dan bidang bidang terkait dari seluruh kampus di Jawa Timur, Surabaya, dan dari 100 tersebut disaring lagi menjadi 50 orang hingga menjadi lima juara Kalau bicara dominasi masih ITS saat ini diikuti,” ujar Nugroho Herucahyono lagi.

Sementara itu Selliane Halia Ishak Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik, Badan Ekonomi Kreatif dirinya berharap terbangun kompetisi yang sportif.

“Kami harap dapat memberikan pembelajaran dalam bentuk praktik kepada mahasiswa sehingga pemahaman dan pengalaman yang bisa di aplikasikan di dunia kerja nanti serta terbangun keinginan untuk memberikan kontribusi terhadap dunia digital di Indonesia,” ucap Seliane, Minggu 4 September 2016.
Dewangga Winardi, salah satu Mahasiswa dari peserta yang turut serta dalam Programming Contest kali ini menceritakan motivasinya mengikuti kegiatan ini untuk menambah pengalaman.

“Sebenarnya saya sering ikut kontes dan kompetisi semacam ini, jadi ketika ada kontest ya ikut saja, enggak pernah menghitung sich, kalau berapa banyak yang jelas saya sering dan yang penting saya menambah pengalaman saja,” tutur Dewangga Winardi mahasiswa asal ITS ini.
Dirinya ditanya harapan dengan diadaknya kontes ini muncul programer yang handal.

“Secara pribadi harapan saya orang semakin terpacu buat jadi problem solfver, karena sebenarnya banyak programer tapi nggak banyak yang bisa nge solf problem. Maka dengan adanya kegiatan ini saya cuma berharap programer di Indonesia jadi Programer yang berkualitas,” tegas Dewangga mahasiswa semester 7 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat ditemui saat dirinya melakukan warming up Programer.

Dalam kompetisi ini Bukalapak.com sebagai salah satu pemain bisnis digital tidak memberikan fasilitas ataupun khusus terhadap pemenang kontes pemecahan masalah kali ini.

“Sedikitnya hanya tujuh soal yang kami berikan dan dipecahkan masalahnya, salah satunya mahasiswa dituntut menyelesaikan puzzle algoritma,” imbuh Nugroho Herucahyono.

Namun, peserta akan memperebutkan hadiah seperti Macbook Pro untuk Juara pertama, Iphone 6s juara kedua sedangkan juara ketiga Iphone 6, serta dua External Hardis 1 TerraByte untuk juara ke empat dan Juara ke lima (Dimas)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post