Indonesia Alami Serangan Siber Hingga 90 Juta Kali, 16 Ribu Website Dibobol

Serangan Terjadi Sejak Pertengahan 2016, Mayoritas Berasal dari Negara Amerika Serikat

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Selama pertangahan 2016 yang dimulai pada Januari hingga Juni telah terjadi serangan siber yang mengarah pada website-website lokal Indonesia terutama bidang pendidikan seperti ac.id. Pada periode tersebut terhitung telah terjadi serangan sebanyak 89 juta kali.

Intensitas serangan bisa mencapai dua juta sehari tetapi trennya terus menurun,” kata Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) Rudi Lumanto melalui siaran pers yang diterima, Rabu (28/9/2016).

Menurut pantauan SD-SIRTII serangan yang sebelumnya menargetkan situs web atau port 80, kini lebih banyak terjadi pada Domain Name System (DNS) atau port 33. Website yang berhasil dibobol berjumlah enam ribu dengan celah keamanan sekira 16 ribu dari website yang ada di Indoensia.

Sedangkan mayoritas serangan berasal dari negara Amerika Serikat berbeda dengan tahun sebelumnya yang kebanyakan serangan datang dari Indonesia.

Melihat fakta tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Miriam Fatima Barata menekankan perlunya kerjasama semua institusi yang terkait teknologi informasi seperti Lembaga Sandi Negara dan Kementerian Pertahanan.

“Bahkan bukan hanya institusi di sektor teknologi informasi, tapi juga para pembuat regulasi, kementerian perdagangan dan perindustrian untuk membantu ketersediaan perangkat keamanan siber yang dibuat dan dirakit di dalam negeri”, kata Fatima saat menyampaikan keynote speech di ajang CodeBali 2016.

Selain adanya serangan siber, ID-SIRTII juga mengkhawatirkan adanya aktivitas malware yang tinggi di Indonesia. Selama periode yang sama mereka telah menemukan sebanyak 46,3 juta aktivitas malware.oz 

 

Up Next

Related Posts

Discussion about this post