Dilarang Bela Ahok, Syekh Wardani Disuruh Pulang Ulama Besar Al Azhar

Agar Tidak Campuri Urusan Dalam Negeri RI

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Syekh Amr Wardani diminta pulang ke Mesir oleh Grand Syekh Al Azhar untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. Pasalnya, kasus penistaan surah al Maidah ayat 51 yang dilakukan calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan lagi soal agama dan tafsir, tapi sudah masuk ke ranah politik.

Pendamping dan perancang kunjungan Grand Syekh ke Indonesia pada Februari 2016 lalu, Anizar Masyhadi mengungkapkan, pihaknya telah menghubungi penasihat Grand Syekh Muhammad Abdussalam dari Masyikhoh Al Azhar.

“Grand Syekh meminta dan memerintahkan kepada Grand Mufti Mesir untuk memanggil pulang Syekh Amr Wardani dengan sesegera mungkin, dan tidak ikut mencampuri urusan dalam negeri Indonesia,” demikian tulis Anizar dalam pesan singkatnya di grup Al Azhar seperti dilansir republika.co.id, Senin (14/11/2016).

Kata Anizar, Grand Syekh Al Azhar Prof Dr Ahmad Thayyib tidak tahu mengenai kunjungan Syekh Amr Wardani ke Indonesia. Syekh Amr adalah ulama yang tergabung dalam organisasi Daarul Ifta di Mesir. Diketahui organisasi tersebut dikenal karena pernah mengeluarkan fatwa yang membolehkan non-Muslim memimpin kaum Muslimin.

Kedatangan ulama asal Mesir Syekh Amr atas undangan pemerintah Indonesia sebagai saksi ahli kasus Ahok untuk menafsirkan surah al-Maidah ayat 51 dalam kasus yang membelit Ahok. Dia dikabarkan akan didampingi penerjemah Prof Dr Amany Lubis.

Up Next

Related Posts

Discussion about this post