Beranda Undercover Cerita Semalam, Kondom Menjadi Barang Berharga Kenapa ?

Cerita Semalam, Kondom Menjadi Barang Berharga Kenapa ?

36
Ilustrasi Tahun Baru

SIAGAINDONESIA-Semaraknya malam pergantian tahun telah usai ada sedikit cerita miris dari kota kecil seperti Ngawi, Jawa Timur ini. Maklum saja pada perayaan Tahun Baru 2017 semalam di kota ini tengah di guyur hujan, tak khayal lagi pedagang terompet pun tidak mampu berbuat banyak mereka harus menutup rapat-rapat barang daganganya dengan plastik takut basah.

Tapi dibalik sedihnya pedagang terompet ini usut punya usut ada cerita yang boleh dikatakan petaka atau budaya. Begini, ada celotehan jika semalam yang laris bukanya terompet tetapi alat kontrasepsi jenis kondom yang dijual di apotik, toko obat dan minimarket.

Perlahan penggalian informasi pun dilakukan, ternyata kondom menjadi sasaran empuk bak barang berharga yang harus dibeli. Tidak usah disebutkan secara detail, jika beberapa tempat penjualan alat kontrasepsi di wilayah Kota Ngawi penjualan kondom meningkat dari hari biasanya. Tragisnya, rata-rata pembeli bukanya pasangan suami istri melainkan mereka anak yang masih bau kencur alias anak baru gede (ABG).

“Benar sejak kemarin sore mereka yang beli rata-rata masih muda. Biasanya pas beli kondom mereka agak malu-malu lah dan minta cepat dilayani dan langsung cabut. Soal penjualanya tergolong meningkat sedikit dari hari biasanya,” terang Agnes seorang pelayan toko yang namanya minta disamarkan demikian nama tokonya, Minggu (01/01).

Jelasnya, kondom yang dibeli para pelanggan barunya tersebut merknya sembarang tidak harus tertentu dan terkesan asal dapat barang sudah lumayan. Tetapi dibalik itu ada yang nyeleneh dari sekian pembeli ada yang bertanya minta kondom jenis play vibrator (getar-red) entah dipakai untuk apa.

Apapun bentuk kondom dan jenisnya memang sangat disayangkan jika disalahgunakan bagi pasangan diluar nikah tentu menjadikan suatu petaka moral hanya beralasan sepele demi malam tahun baru. Padahal petugas gabungan baik dari Polres Ngawi, Satpol PP dan Denpom Sub/1-2 Ngawi beberapa malam sebelumnya melakukan razia ke tempat penginapan baik hotel maupun losmen.

Seperti dikatakan Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Wahono, pihaknya bersama satuan lain akan terus melakukan razia dengan sasaran tempat penginapan dan café karaoke di wilayahnya. Selain untuk mencari pasangan selingkuh juga mengarah pada peredaran minuman keras dan narkoba.

“Kami tetap intens melakukan razia dengan beberapa target mulai miras, narkoba maupun tempat yang ditengarai dijadikan ajang prostitusi. Terlebih awal tahun ini bersama Pemkab Ngawi akan memantau penutupan tempat prostitusi yang ada diwilayah,” jelas Kompol Wahono. (pr)