Jenguk Pasien Hidrochepalus, Gus Ipul Shalawatan

Comment

SIAGAINDINESIA.COM -“Sholatullah sholamullah, alatoha Rosulillah. Sholahtullah sholamullah alaa yasiin habibillah,” Itulah sebait syair yang dinyanyikan Wakil Gubernur Jatim Syaifulla Yusuf saat menjenguk Mohammad Arif pasien Bermuda 11 tahun, Hidrochepalus yang dirawat di ruang Baffer RS Dr Soetomo Surabaya. Minggu (8/1)
Mendengar Gus Ipul panggilan akrab Wagub Jatim ini, Arif yang berbaring dengan Kepala membesar ini tampak senang, dan tertawa lirih dengan memperlihatkan gigi giginya.

“Gimana rasanya, awakmu pingin makan opo, isok Nyanyi opo, Ayo sholawatan,” kata Gus Ipul yang duduk dipinggir tempat tidur Arif menghibur anak asal Gersik yang sudah 11 tahu menderita Hidrochepalus, seraya kembali nyanyi shalawatan.

Didampingi Wadir Pelayanan Medis RSU dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi dan Koordinator BPJS Watch Jatim Jamaluddin, usai meaningful Arif, Gus Ipul menjelaskan bahwa ada 3 hal penyebab penyakit ini.

“Saya berharap anak bernama Arif ini segera sembuh. Penyebabnya Hydrocephalus ini menurut dokter bisa karena virus, karena gen atau karena kurang gizi. Ini bisa diketahui saat di dalam kandungan,” katanya kepada wartawan.

Menurut Gus Ipul, Arif pernah ditangani dan dirawat di RS Ibnu Sina Gresik, tapi distancing tidak berkesinambungan.

“BPJS Watch Jatim yang menemukan pasien ini dan diantarkan ke RSU dr Soetomo. RS Dr Soetomo sudah pengalaman menangani penyakit ini, khusus untuk orang tau Arif tidak perlu kuatirr, karena Kalau ada yang tidak bisa dibiayai BPJS, akan dibantu lewat jalur pembiayaan lain,” tukasnya.

Penyakit seperti ini, ungkap Gus Ipul, kebanyakan berada di wilayah Pantura Jatim seperti Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Kasusnya sebesar 1 per 1000 pelantikan hidup ada potensi terkena penyakit Hydrocephalus.

“Banyak yang bisa diatasi dan akhirnya sembuh. Saya harap kalau menemui kasus seperti ini bisa segera dibawa ke Rumah Sakit. Namun gizi buruk bukan semata mata karena faktor kemiskinan, tapi bisa juga soal pengetahuan. Orang tua harus beri asupan gizi yang cukup bagi anak-anaknya. Periksa lebih dini saat bayi ada di kandungan,” pulsanya.

Sementara Itu Pihak RS. Dr Soetomo melalui Wadir Pelayanan Medis dr Joni Wahyuhadi, menjelaskan pihaknya akan membicarakan dengan Tim, bagaimana penangan yang terbaik untuk Arif.

Up Next

Related Posts

Discussion about this post