Innalilahiwainailaihi Rojiun, Selamat Jalan Mas Bambang Gentolet

Gus Ipul Hanya Kirim Karangan Bunga

Comment

SIAGAINDONESIA.COM – Sepuluh karangan bunga duka bertuliskan turut berduka cita berjajar disekitar rumah duka Bambang Gentolet.
Karangan buka salah satunya dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Cak Lontong, Ning Ria Olala, Tukul Arwana
Pantauan SICOM, dirumah duka pelawak Kasbianto ini tidak nampak hadir artis yang bergerak di dunia hiburan srimulat dari Jakarta.
Sementara hanya di dominasi kedatangan artis lokal asal Surabaya yang nampak hadir seperti Cak Suro, Cak Lutfi, dan Eko Tralala.
dirumah duka pelawak yang memiliki nama asli Kasbianto ini tidak nampak hadir artis yang bergerak di dunia hiburan srimulat dari Jakarta.
“Kalau riwayat saya dengan beliau almarhum ini ya tentu pernah satu panggung ngelawak bareng,” kata Eko Tralala ditemui SICOM, Jumat, 28 April 2017.
Eko Untoro menuturkan terakhir satu panggung pentas di Balai Pemuda Surabaya, awal bulan April.
“Saya terakhir main bareng sama dia waktu itu ya bulan ini sekitar tanggal awal bulan ini judulnya juga saya lupa ada pemeran kuntilanak nya mbak Karni,” imbuh pria yang akrab disapa Eko Londo ini.
Jenazah almarhum Kasbianto, (Bambang Gentolet) dishalatkan di Masjid Al-Islam yang letaknya berjarak sekitar 800 Meter dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Babad Jerawat, Sementara itu almarhum meninggalkan dua orang putri dan empat cucu selain itu isteri Bambang Gentolet almarhum.

Maestro Srimulat Bambang Gentolet dikabarkan meninggal dunia di usia ke 76 tahun, Kamis, 27 April 2017, Malam
Seniman lawak kelahiran Yogyakarta 30 Juni 1941 ini memiliki nama asli Kasbiyanto.
Pantauan SICOM, sejumlah warga sekitar rumah duka yang terletak di Jalan Manukan Tengah III blok 6 i, no 1, Kecamatan Tandes Surabaya, Jawa Timur ini menyiapkan kursi dan menyiapkan pemandian jenazah yang diletakkan di samping kanan rumah duka.
Tidak nampak sejumlah artis lokal yang bergerak di bidang srimulat. Hanya nampak Hunter Parabola rekan tandem dari almarhum Bambang Gentolet dan Eko Kucing, Mbak Dewi, Mbak Marfuah serta suaminya, Mbak Oki.
Selain itu informasi yang dihimpun Liputan6.com dari Teguh Hari Budiarto Ketua Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes, Surabaya, Jawa Timur menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan menuju Rumah Sakit Bakti Dharma Husada (BDH) Surabaya.
“Sekitar jam 22.00 tadi malam beliau dibawa perjalanan ke rumah sakit Bakti Dharma Husana pas perjalanan informasinya beliau menghembuskan nafas terakhirnya,” kata Teguh Ketua Rukun Tetangga saat ditemui di rumah duka , Jumat, 28 April 2017.
Sementara keterangan dari Nanik, putri kedua dari Bambang Gentolet kepada Liputan6.com mengatakan bahwa ayahnya ini mengeluh sakit gigi dan sesak nafas pukul 19.00 WIB.
“Karena khawatir, kami pun membawa ke rumah sakit pukul 21.00 WIB, namun belum sampai di rumah sakit, ayah hembuskan nafas terakhirnya saat sampai di Unit Gawat Darurat Rumah sakit BDH ,” tutur Nanik putri kedua Bambang Gentolet.
Pantauan SI.com, hingga pukul 03.00 WIB suasana rumah duka nampak sepi hanya ada sedikitnya dua warga sekitar dan sejumlah empat awak media kerabat dari Wirnani putri kedua Bambang Gentolet.
Dan jenazah diletakkan Kasbiyanto Bambang Gentolet diletakkan di ruang tamu berukuran 6×4 Meter. Rencananya almarhum Bambang Gentolet akan di makam di Tempat Pemakaman Umum, Babat Jerawat, Surabaya usai Sholat Jumat.(Tim)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post