Soekarwo Ajak Pengusaha Italia Manfaatkan Peluang Bisnis di Jatim

Comment

SIAGAINDONESIA.COM – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak para pengusaha Italia untuk bekerjasama memanfaatkan peluang bisnis di dua belah, baik di bidang investasi, perdagangan dan pariwisata.

“Silahkan membawa teknologi dan transfer of knowledge dibidang bisnis kulit dan tekstil yang menjadi keahlian Italia. Bidang ini juga menjadi economic growth Jawa Timur,” ujar Soekarwo di depan pengusaha Milan Italia di acara Bisnis Meeting, di Hotel Hilton, Luigi Galvani 12 Milan Italia, Senin (31/7) siang pukul 15.00 setempat atau pukul 20.00 WIB.

Bidang-bidang lain, lanjut Pakde Karwo sapaan Gubernur Jawa Timur, industri fashion, bisnis logam, elektronik, furniture, dan teknologi pertanian. Juga, bidang pariwisata yang dengan cepat memberikan sumber dana cepat.

Untuk memberikan dukungan bisnis investor, jelas Pakde Karwo, Pemprov Jawa Timur memberikan empat jaminan Pemerintah, yaitu ijin satu pintu investasi asing maksimal 17 hari dan dalam negeri 11 hari, ketersedian listrik, tenaga kerja trampil, dan penyediaan lahan.

Selain itu, keamanan yang dalam tiga tahun terakhir Jawa Timur memperoleh penghargaan sebagai provinsi paling aman, dan Jatim sekaligus sebagai barometer keamanan nasional. Perijinan oleh kab/kota yang sebelumnya menyulitkan investasi juga telah ditiadakan.

Ditambahkan, nilai perdagangan dua belah pihak dirasa masih kecil dan perlu ditingkatkan, karena  potensinya jauh lebih besar dibanding yang telah berjalan selama ini. Sebagai contoh, ekspor Jawa Timur ke Italia dari Januari hingga Juni 2017 sebesar US$ 827,07 juta, sedangkan impornya tercatat US $ 1.427,36 juta.

Dalam kesempatan itu Pakde Karwo juga menjelaskan kondisi ekonomi Jawa Timur yang diharapkan lebih menarik pengusaha Italia. Misalnya, makro ekonomi Jatim dengan pertumbuhan selalu diatas rata-rata nasional sehingga ekonomi provinsi ini dinamis. PDRB Jawa Timur didukung sektor industri pengolahan 28,97 persen perdagangan sebesar 17,94 persen dan pertanian 14,1 persen di on farm. 

Makanan Asal Jatim Masuk Milan

Sebelum acara bisnis meeting, delegasi Jawa Timur difasilitasi Indonesia Trade Promotion Center Milan (ITPCM), melakukan kontak bisnis di ITPCM. Hadir dalam kegiatan itu15 buyers, perusahaan penghubung dan Kadin Milan, serta pengusaha Indonesia yang mengekspor produknya ke Italia, terutama Milan.

Menurut Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Roma, Aries Asriadi, peluang pasar Italia terhadap produk makanan dan minuman Jawa Timur masih terbuka, walaupun selama ini ia melihat baru orang-orang Asia di Italia yang cocok dengan selera Indonesia. Sementara orang Italia sendiri, hanya sedikit yang dapat merasakan pas dengan taste Indonesia

Produk-produk makanan Indonesia yang telah masuk Milan adalah produk indofood, seperti mie instan dan minyak goreng, bumbu masakan dan kecap. 

Peluang pasar produk Jawa Timur yang terbuka diantaranya kopi yang digemari oleh masyarakat dunia, termasuk Italia dan Milan.

“Saya yakin, kedatangan CEO PT. Kapal Api Pak Domo Mergonoto yang memproduk berbagai varian kopi dan berkomunikasi intens dengan para buyer di meeting ini akan memberikan hasil bagus,” ujarnya optimistis.

Kehadiran Konsultan Supermarket Milan, Recardo Rabuffi-President of Beacon Italy diharapkan akan mendorong keberhasilan memasukkan produk kopi Kapal Api ke pasar-pasar modern di Milan. Apalagi, produk Indonesia dikenal berkualitas dengan harga murah.Red/tji

Up Next

Related Posts

Discussion about this post