Institut SBY Terinspirasi Dari Mana? Yang Jelas Bukan Partai Demokrat

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Mantan presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendirikan The Yudhoyono Institute (TYI). Kabarnya, gagasan ini muncul sebelum SBY mengakhiri jabatannya. Jadi bukan tiba-tiba ada.

Hal itu disampaikan Chif Communication Officer The Yudhoyono Institute Ni Luh Putu Caosa Indryani, saat itu dirinya diminta untuk melakukan riset mengenai lembaga yang didirikan Presiden Amerika Serikat ke-43 George Walker Bush bernama George W Bush institute.

Ni Luh mengaku butuh waktu dua tahun untuk meneliti tujuan dari Bush Institut dan dikembangkan menjadi TYI.

“Jadi TYI ini ide dari Presiden SBY sebelum turun. Bahkan sebelum Mas Agus berhenti dari militer, ide ini sudah ada,” ujar Ni Luh saat ditemui seusai peresmian TYI di Ballroom Djakarta Theater, Kamis (10/8) malam.

Lebih lanjut Ni Luh menilai, meski chairman dari TYI adalah Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, namun pembentukan TYI jauh dari bayang-bayang Partai Demokrat.

Lembaga yang baru diresmikan ini juga bukan sayap partai Demokrat. Namun demikian, Ni Luh tak membantah jika Politik menjadi salah satu bagian dari riset serta kajian yang akan dikembangkan oleh TYI selain ekonomi dan keamanan.

“Ini tidak ada kaitannya dengan Partai Demokrat, jadi berbeda hubungan dengan Partai Demokrat. Kami pisah dari Partai Demokrat, TYI lembaga Independen, tidak terlibat dalam politik praktis,” imbuhnya.

Logo The Yudhoyono Institute.

Logo The Yudhoyono Institute.

Saat disinggung mengenai warna merah marun yang dipilih sebagai dasar almamater TYI, Ni Luh menilai pemilihan warna merah marun dengan garis hitam sebagai penguat sisi almamater merupakan perpaduan antara warna merah dalam TYI seperti huruf “Y”.

Menurutnya, tidak ada alasan tersendiri mengenai pemilihan warna tersebut, sebab, keseluruhan desain almamater tersebut merupakan karya dari Direktur Utama TYI Agus Harimurti Yudhoyono yang memiliki sisi kreatif. Saat Pilkada DKI Jakarta Februari lalu, sambung Ni Luh, Agus juga mendesain sendiri baju kampanyenya.

“Mas Agus punya sense of art, jadi nggak ada alasan khusus, karena lambangnya saja merah marun,” terangnya.

Pemilihan warna merah sebagai simbol untuk berbeda dengan Demokrat mungkin benar adanya. Sekjen Partai Demokrat menyebut lembaga kajian ini dibuat memang untuk mengembangkan Agus Yudhoyono, sekaligus sebagai kontribusi AHY bagi negara.
“Kalau AHY di Demokrat kan sebagai keluarga besar Demokrat, tapi Yudhoyono Institute kita ingin membuat arah masa depan Indonesia emas dengan pikiran besar bernegara, untuk meneruskan pikiran SBY selama 10 tahun. Dan komando dipercayakan ke AHY yang punya latar belakang yang luar biasa, kan beliau lulusan Harvard punya latar belakang militer,” imbuhnya.

Seperti biasanya, dalam launching TYI, keluarga Yudhoyono tampil kompak. Bedanya, jika biasanya The Yudhoyono’s kompak berseragam warna biru, yang merupakan warna kebanggaan Partai Demokrat, malam itu keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, mengenakan pakaian serba merah.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri, Ani Yudhoyono mengenakan almamater merah maron.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri, Ani Yudhoyono mengenakan almamater merah maron.

Warna merah itu dipilih karena menjadi warna kebanggaan lembaga think-tank yang didirikan SBY tersebut. Tepatnya, warna merah marun di seragam The Yudhoyono Institute dipadu dengan warna hitam di sisi-sisi jas yang digunakan.
Logo The Yudhoyono Institute juga tampak di dada bagian kiri. Logo tersebut tampak seperti huruf Y. Pertanyaan yang muncul, mengapa klan Yudhoyono memilih merah? Suatu warna yang sangat kontras dengan warna kebesaran Demokrat, yaitu biru.
Ketika ditanya, Agus menjawab santai. “Merah marun maksudnya? Soalnya kerena kan warna merah marun. Beda saja,” ujar Agus singkat.
Lembaga ini akan menambah deretan lembaga milik keluarga Presiden RI. Sebelumnya ada The Habibie Center, The Wahid Institute, dan Megawati Institute.

Up Next

Related Posts

Discussion about this post