Kajari Surabaya Tolak Penangguhan Penahanan Henry Gunawan Melalui Tiga Advokat

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Ilmu ‘Kebal Hukum’ kembali dicoba Henry J Gunawan, bos PT Gala Bumi Perkasa (GBP) tersangka kasus penipuan dan penggelapan pada seorang notaris.

Tepatnya pada Jum’at (11/8/2017) tiga advokat diketahui mendatangi Kantor Korps Adiyaksa yang berlokasi di Jalan Sukomanunggal Nomor 1 Surabaya.

Kedatangan tiga advokat tersebut bertujuan menemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi. Pertanyaanya, ada apakah ketiga advokat ternama ini menemui Kajari?

Ketiga advokat ternama diantaranya, Ahmad Riyadh, Rakhmat Santoso, dan HK Kosasih. Dibalik kedatangan ketiga advokat ternyata untuk mengajukan penangguhan penahanan Henry J Gunawan.

Meskipun telah ditolak, ketiga advokat tetap ngotot meminta agar Kajari Surabaya menangguhkan status penahanan bos PT Gala Bumi Perkasa. Ketiga advokat ini tiba bersama-sama di kantor Kejari Surabaya sekitar pukul 10.30 WIB.

Namun, kepada wartawan ketiga advokat tersebut enggan membeberkan perihal apa mereka bertemu Kajari Surabaya.

“Nggak soal itu (kasus Henry J Gunawan),” kilah Rakhmat kepada wartawan saat tiba di kantor Kejari Surabaya.

Hal yang sama juga disampaikan Riyadh. Advokat yang berkantor di Jalan Dinoyo, Surabaya ini juga enggan menjelaskan soal pertemuaannya dengan Kajari Surabaya. HK Kosasih juga bungkam saat ditanya perihal bos PT Gala Bumi Perkasa.

Saat Henry menjalani pelimpahan tahap dua pada Kamis (10/8/2017), Riyadh terlihat di kantor Kejari Surabaya. Meskipun terlihat mendampingi Henry, namun Riyadh mengaku belum menjadi kuasa hukum Henry.

“Ojok wawancara aku rek, durung tanda tangan kuasa (jangan wawancara belum tanda tangan kuasa),” kata Riyadh ditanya wartawan soal kasus Henry saat itu.

Anehnya, Liliek Djaliyah, kuasa hukum PT Gala Bumi Perkasa yang mendampingi Henry saat jalani pelimpahan tahap dua tidak mau diwawancarai.

Liliek justru menyarankan agar para wartawan mewawancarai Riyadh. “Wawancara ke Pak Riyadh saja,” kata Liliek.

Sementara itu, Didik Farkhan Alisyahdi, Kajari Surabaya membenarkan kedatangan tiga advokat ini untuk mengajukan penangguhan penahanan Henry.

“Iya mas benar, mereka (Riyadh, Rakhmat, dan Kosasih) datang untuk mengajukan penangguhan penahanan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (11/8/2017).

Meskipun kemarin penangguhan penahanan telah ditolak, rupanya ketiga advokat ini tetap meminta agar Kejari Surabaya menangguhkan penahanan Henry.

Namun upaya ketiga advokat meminta penangguhan penahanan Henry berujung dengan kegagalan.

Didik tetap tegas menolak penangguhan penahanan Henry. “Kami tolak penangguhan penahanannya,” tegas jaksa kelahiran Bojonegoro ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Henry J Gunawan dijebloskan ke Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo usai menjalani pelimpahan tahap dua di Kejari Surabaya.

Henry ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan jual beli tanah yang berlokasi di Malang atas laporan notaris Caroline. (Ad)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post