IdEA Gelar Kenduri eUKM, Diharapkan Pelaku UKM Melek IT

Menuju Transformasi Digital Jawa Timur

Comment

SIAGAINDONESIA.COM – Asosiasi E-commerce lndonesia(idEA) gelar Kenduri eUKM , di Lantai 7, Fave Hotel Mex, Surabaya bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI).

Kenduri e-UKMM ini diikuti sejumlah 200 peserta dengan latar belakang yang berbeda beda. Dimana sejumlah 10% belum mempunyai usaha den 85% sudah mempunyai usaha di bidang teknologi serta memanfaatkannya dalam memasarkan produk dan jasanya secara online.

Dalam acara tersebut juga mengagas sebuah tajuk pelatihan “Transformasi Digital untuk UMKM”.

“Data hari ini baru sekitar 6% 7% produk lokal ada di e-commerce, marketplace” dan idEA terus menginisiasi beberapa program jangka pendek darn jangka panjang agar sinergi dan sinkronisasi semua pihak untuk UMKM dapat terwujud,” kata Aulia E. Marinto Ketua Umum idEA, Selasa(10/9/2017)

Dirinya menambahkan melihat kenyataan saat ini bahwa kemajuan teknologi didunia bisnis terjadi begitu cepat. Transformasi digital mengajak pelaku UMKM untuk bisa beradaptasi dan bersinergi dengan para pelaku ekonomi digital di lndonesia.

Transformasi Digital telah menghasilkan “kedaruratan” bagi setiap brand clan pemilik usaha.

Dimana “kedaruratan” yang dimaksud adalah ketidaksiapan brand dan pemilik usaha terhadap perubahan digital dan teknologi yang begitu cepat dan dinamis. Selain itu di era globalisasi pasar bebas; WTO, AFTA dan lainnya membuat waktu menjadi sempit untuk kita semua melakukan persiapan, dimana kondisi tersebut mengharuskan produk produk dalam negeri mempunyai daya saing yang tidak kalah dengan dengan barang impor.

Transformasi Digital untuk UMKM haruslah bersinergi dengan para pemangku kepentingan di daerah dan stakeholder: Harapannya, program pendataan digital dan keberlanjutan program yang berkesimbungan bisa memberikan manfaat dan akselerasi kepada pelaku UMKM di daerah.

Sementara itu Dinas UMKM Jawa Timur menyambut baik program Jatlm iso Sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah Jawa Timur, JATiMNOMlC’s.

Dimana Jatimnomis’s adalah sebuah inisiasi Jawa Timur agar mampu bersaing dalam rangka menghadapi era perdagangan bebas menuju pertumbuhan ekonomi yang lnklusif.

“Jatlm lso adalah program bagi para pelaku UMKM Jawa Timur menjadi UKM “AKlK (Aktif. Kreatif, lnovatif, Komunikatif)” imbuh Mas Purnomo Hadi Kepala Dinas K-UMKM Jawa Timur

Dirinya menyatakan masih banyaknya UMKM di Jawa Timur yang belum memanfaatkan e-commerce. Maka Jatim lso bisa menjadi solusi bagi UMKM Jatim untuk bertransformasi secara digital dan bersinergi dengan anggota idEA.

“Acara ini kedepan bertujuan pada akhimya agar produk UMKM dapat dengan mudah dipasarkan secara online dalam nasioanl dan global,” tukas Suko Widodo Direktur Jatim lso.

Sementara itu, Rr. Fitria Widyani Roosinda Sekjen Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia menambahkan kenduri eUKM merupakan kerjasama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi jembatan bagi dinas koperasi jatim, para pelaku UKM, dan pasar dimana iski membantu membuat konsep pasar internet agar produknya ini dapat memiliki nilai jual, dalam hal ini pemerintah jatim diskop Jatim harus semuanya ,” paparnya.

Menurutnya, Karena Kedepannya akan dilakukan terus edukasi kepada para pelaku UMKM untuk memilih online marketing dan membantu membranding era e-commerce ini agar selalu mewujudkan pemanfaatan digital marketing.

Sekedar diketahui, Surabaya merupakan kota keempat tuan rumah Kenduri eUKM, sebelumnya di gelar Yogyakarta, Makassar dan Bandung.

idEA berharap, adanya sinergi bersama berbagai pihak termasuk pemerintah laerah bisa menjadi solusi bersama “kedaruratan” UMKM agar mampu meningkatkan kompetensi baik dari segi teknologi, sumber daya manusia, produk dan pemasaran. idEA berperan aktif dalam mewujudkan ekosistem perdagangan secara elektronik.

Tak hanya itu juga, Mendorong perluasan dan efisiensi bisnis perdagangan secara elektronik mendukung program pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi jilid-14 mengenai peta jalan

(roadmap) industri e-Commerce. Sebagai upaya mewujudkan Indonesia bisa menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara pada 2020. (Dimas P)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post