Tekan Kinerja Bupati Gresik Bakal Mutasi Pejabat

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Kabar mutasi pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur, yang rencananya akan dilakukan pada bulan Oktober ini. Membuat sejumlah pejabat diperiode kedua era kepemimpinan Sambari-Qosim, harap-harap cemas.

Pasalnya, dalam mutasi pejabat itu ada banyak pejabat di eselon IV, III dan II yang akan terkena rolling atau mutasi. Sebab, ada kekosongan pejabat di eselon IV maupun III yang harus diisi.

Terkait kabar tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif, tidak membantah. Bahkan, cenderung membenarkan kabar itu. Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan kepastian pelaksanaannya. “Kalau waktunya kapan, saya tidak tahu. Itu ranahnya Bupati,” katanya, kepada siagaindonesia.com, Kamis (12/10/2017).

“Yang jelas mutasi yang bakal dilakukan itu, untuk mengisi kekosongan jabatan yang telah ditinggal pensiun oleh para pejabatnya. Sebab, selama ini ada beberapa jabatan yang kosong,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadlif menguraikan bahwa mutasi adalah bentuk konsekuensi yang harus diterima dan harus dipertanggunjawabkan oleh pejabat yang bersangkutan. “Bahkan, tidak menutup kemungkinan pejabat yang terkena mutasi pada bulan Agustus yang lalu. Akan kembali dimutasi, sebab mutasi pejabat itu adalah hak prerogatif Bupati,” tegasnya.

“Makanya, Bupati setiap melakukan mutasi selalu menyertakan pakta integritas yang harus dibaca dan dijalankan oleh pejabat yang terkena mutasi,” tukasnya.

“Makanya dalam sejumlah kesempatan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sering menyatakan, bahwa dirinya tidak segan-segan untuk mengevaluasi pejabat yang dianggapnya gagal dalam menjalankan tugas yang diberikannya,” tandasnya. Zer

Up Next

Related Posts

Discussion about this post