Polisi : Gara-Gara Mabuk, Koboi Samas Tembaki Wisatawan

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Tak kurang dari 24 jam paska aksi koboi yang dilakukan Eko Dwi Prasetyo yang menyebabkan dua wisatawan tertembak pada hari Minggu 15 Oktober 2017, akhirnya petugas gabungan dari Polres Bantul berhasil menangkap Eko di rumah paranormal di kawasan Desa Patalan Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul pada hari Senin 16 Oktober 2017.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan selain menangkap pelaku petugas juga mengamankan sepujuk senjata gas laras panjang, peluru, sepasang sendal dan telepon genggam.

“Kurang dari 24 jam paska kejadian tim gabungan langsung bergerak dan mengamankan pelaku,” katanya di Mapolres Bantul, Yogyakarta, Selasa 17 Oktober 2017.

Anggaito menjelaskan aksi koboi yang dilakukan oleh Eko yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan dipicu oleh pengaruh minuman keras yang dikonsumsi oleh tersangka.

“Ya karena miras itu pelaku cepat marah dan obral tembakan ke wisatawan dan juga melakukan penganiayaan,” ucapnya.

Anggaito memastikan korban aksi koboi itu sebanyak dua orang yang luka terkena tembakan di bagian pelipis dan kaki.

“Yang pasti dua wisatawan tertembak dan satu mahasiswa yang dianiaya oleh pelaku,” ucapnya.

Kepada tersangka Eko yang juga warga Pantai Samas namun kini tinggal di Galur, Kulonprogo itu akan disangkakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman dua tahun penjara.

“Kita masih berkonsultasi dengan kejaksaan apakah senjata itu bisa dikatagorikan berbahaya sehingga bisa dikenakan UU Darurat,” ungkapnya.

Lebih jauh Anggaito mengatakan tersangka sendiri terkenal sebagai pemuda yang bikin onar di Pantai Samas karena banyak laporan yang masuk ke polisi terkait sepak terjang tersangka.

“Ya tersangka memang sering bikin onar. Kemana-mana bawa senjata tapi tidak hobi menembak hewan. Ini kan aneh, nembaknya manusia,” ucapnya.(dar)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post