Beranda oase Pameran Seni rupa & Fotografi ISI Yogyakarta di Borobudur

Pameran Seni rupa & Fotografi ISI Yogyakarta di Borobudur

548
0
Dr. Nur Sahid M.Hum meninjau pameran.

SIAGAINDONESIA.COM – Kegiatan Ekstrakurikuler Kesenian seperti seni rupa, musik, tari dan teater di SD, SMP dan SMA merupakan kegiatan yang mendukung mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Kegiatan tersebut  dapat membantu dalam mengembangkan potensi siswa sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minatnya. Disamping itu juga untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia. Pembelajaran ekstrakurikuler kesenian lebih menekankan pada aktivitas ‘belajar sambil melakukan’ (learn by doing) sebagai upaya menstimulasi keberanian siswa untuk mengekspresikan ide atau gagasan seni mereka.  Kegiatan ini dipandang penting untuk menumbuhkembangkan kreativitas siswa yang merupakan elemen dalam pendidikan kesenian.

“Permasalahannya adalah tidak setiap sekolah memiliki kegiatan ekstrakurikuler kesenian yang berjalan dengan baik. Akibatnya, para siswa kurang dapat mengekspresikan kreativitas dalam bentuk karya seni. Sehubungan dengan masalah ini, Lembaga Pengabdian Masyarakat ISI Yogyakarta memiliki kewajiban moral untuk meningkatkan apresiasi seni para pelajar khusus seni rupa dan seni foto,” kata Dr. Nur Sahid M. Hum, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Institut Seni Indonesia Yogyakarta dalam acara pembukaan Pameran Seni Rupa & Fotografi yang diselenggarakan LPM ISI Yogyakarta bekerjasama dengan Hotel Pondok Tingal dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang. Pameran ini sebagai media edukasi bagi siswa SD, SMP dan SMA di Kabupaten Magelang. Digelar dari tanggal 6 sampai dengan 11 Nopember 2017, di pendapa Hotel ‘Pondok Tingal’ Borobudur yang dibuka Ketua LPM ISI Yogyakarta.

Dr. Nur Sahid M. Hum mengatakan, kerjasama seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang dalam bentuk program-program yang lain. Kegiatan ini sebagai bagian dari misi Institut Seni Indonesia Yogyakarta untuk berkontribusi dalam upaya mencerdaskan anak bangsa. Dengan pameran ini dapat memberikan wawasan kepada para siswa untuk bisa lebih meningkatkan kreativitas dan kecerdasan emosional mereka yang sama pentingnya dengan pembentukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan yang lain.

Disamping menggelar pameran seni rupa dan fotografi, LPM ISI Yogyakarta juga menyelenggarakan Workshop Seni Musik ‘Ansambel Musik’ dan Workshop Seni Lukis bagi guru-guru Sekolah Dasar se Kecamatan Borobudur, pada tanggal 6 dan 7 Nopember 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat materi ajar seni musik dan seni rupa kepada para guru Sekolah Dasar. Sehingga diharapkan para guru memiliki wawasan yang lebih luas terhadap seni rupa dan seni musik.

Pihak Hotel Pondok Tingal yang menjadi tempat pameran sangat mendukung kegiatan ini yang diharapkan dapat menggugah kecerdasan emosional para siswa. Karena para siswa di daerah ini harus memiliki kreativitas seni untuk mendukung Borobudur sebagai daerah tujuan wisata.

Ada 59 buah karya seni rupa dan seni foto hasil kreasi para mahasiswa dan beberapa dosen Fakultas Seni Rupa dan Fakultas Seni Media Rekam yang dipajang dalam pameran ini. Karya-karya seni para mahasiswa ISI Yogyakarta itu berupa lukisan, seni kriya seperti patung fiberglass, patung logam, relief kayu, relief logam dan karya fotografi. Karya seni rupa yang dipamerkan itu gaya dan motifnya beraneka macam, ada lukisan yang naturalis, ekspresionis, desain poster, dekoratif, dan lainnya yang sebagian besar merupakan karya karya seni kontemporer.*** (ask)