Bos PT SSP Tipu Dirut PT TEMAS Dituntut 3,6 Tahun

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Setyo Hartono, Komisaris PT Senopati Samudra Perkasa (SSP) yang menjadi terdakwa (tahanan kota) dalam kasus penipuan terhadap PT Tempuran Surya Emas (Temaas) senilai Rp 20,65 Miliar dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 3 tahun 6 bulan penjara.

Surat tuntutan dibacakan JPU Farkhan Junaidi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak di ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/11/2017).

JPU Farkhan menyatakan perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

“Kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan,” kata Jaksa Farkhan Junaidi membacakan tuntutannya.

Komisaris PT SSP Setyo Hartono, berurusan dengan hukum setelah dilaporkan Albert Simamora selaku kuasa Harto Khusumo, Direktur Utama PT TEMAS.

Setyo dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan uang pengoperan hak sewa lahan milik TNI AL sebesar Rp 20,65 miliar.

Tipu-tipu Setyo berawal dari terjadinya kesepakatan. TEMAS yang diwakili Albert Simamora akan menyewa lahan TNI Angkatan Laut di Jalan Kalianak Pesapen dari PT. Senopati Samudra Perkasa yang diwakili Yap Linchon Salim (berkas terpisah).

Dengan dibantu Setyo Hartono, Yap Linchon akhirnya berhasil mengoperkan hak sewa lahan itu kepada Harto Khusumo dengan kompensasi pembayaran sebesar Rp 20,65 miliar.

Singkat cerita, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 yang dikeluarkan pada tanggal 4 September 2007, maka lahan tersebut ditarik akan digunakan untuk mendukung Tupoksi TNI AL.

Karena tidak bisa lagi menggunakan lahan tersebut sesuai perjanjian, maka Harto Khusumo meminta pengembalian uang yang telah diberikannya, namun Setyo tidak mau mengembalikannya karena uang tersebut telah dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Akibat perbuatannya, Setyo Hartono dijerat dengan pasal 374 dan 378 KUHP. (Ad)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post