Geger Genjik Baderan Bupati Ngawi Sarankan Musyawarah Mufakat

Comment

SIAGAINDONESIA.COM-Kasus perselisihan Suyanto salah satu kandidat bakal calon kepala desa yang digugurkan oleh panitia Pilkades Baderan, Kecamatan Geneng, Ngawi tercium masih jauh dari kata kesepakatan dalam titik temu. Tidak ingin berkepanjangan, Bupati Ngawi Budi Sulistyono/Kanang angkat bicara agar konflik masalah yang timbul di Desa Baderan tidak melebar dan menjadi bias secepatnya untuk dituntaskan.

Tidak sebatas itu, disarankan kepada semua pihak yang berkompeten pada pelaksanaan Pilkades harus menahan diri guna menghindari potensi krisis sosial ditengah warga masyarakat. Pada hakikatnya tegas Kanang, proses demokrasi harus berjalan sesuai alurnya di tataran paling bawah untuk menentukan siapa pemimpin desa yang pantas melalui Pilkades. Tentu membutuhkan situasi yang adem serta bersinergi dari semua elemen masyarakat.

“Kita mensuport semuanya jangan sampai proses Pilkades yang tujuanya baik untuk menciptakan pemimpin desa tercederai dengan kepentingan oknum. Itu sangat kita hindari, gunakan akal sehat selesaikan secara baik jaga kerukunan antar warga karena semua itu kembali pada masyarakat itu sendiri,” kata Kanang, Selasa (14/11).

Dia menekankan, apabila ada pihak yang merasa dirugikan dari proses tahapan Pilkades Baderan bisa pergunakan sebaik mungkin pada kanal yang tepat. Dan mendasar pada aturan yang semestinya. Bukan sebaliknya, dengan kondisi miss komunikasi yang terjadi sekarang ini bermuara pada pereseteruan yang tidak jarang berhadapan dengan efek sosial masyarakat.

“Secara resmi sampai sekarang ini belum ada pemberitahuan pada kita. Hanya saja sejak awal kita mendengar sudah meminta kepada pihak terkait untuk segera ambil bagian guna menyelesaikan masalah itu secara baik kalau bisa ya musyawarah mufakat dengan duduk bersama,” urai Kanang.

Terkait indikasi kesalahan panitia Pilkades Baderan dengan membatalkan salah satu calon menurutnya harus dikaji lebih dalam dan detail sesuai tahapanya dengan mendasar peraturan yang ada. Diakhir keteranganya, pengalaman yang terjadi di Desa Baderan jelang Pilkades bisa dijadikan potret pengalaman bagi pelaksana Pilkades di desa lain demikian juga para bakal calon kepala desa. (pr)

 

Up Next

Related Posts

Discussion about this post