Pedagang Pasar Atom Menang Praperadilan, Kapolres KP3 Abaikan Putusan Hakim?

Kasus Dugaan Pemerasan dan Penggelapan Pengelola Pasar Atom

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Pedagang Pasar Atom memenangkan praperadilan tindak pidana pemerasan yang dilakukan Indrayono Sangkawang, Direktur PT Prosam Plano & Co ke tingkat penuntutan. Sayangnya putusan praperadilan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mendapat pembangkangan dari Kapoleres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3).

Hal itu disampaikan Alexander Arief, SH, CN selaku kuasa hukum Go Husein Gosal. Menurutnya, Kapolres KP3 dianggap tidak mengindahkan perintah hakim PN Surabaya seperti yang dituangkan dalam amar putusan dan dibacakan pada 14 Agustus 2017 lalu.

“Ada upaya pembangkangan atas putusan pengadilan yang memerintahkan agar kasus pemerasan yang dilakukan Indrayono Sangkawang dilanjutkan ke penuntutan,” jelas Arief pada awak media, Kamis (21/12/2017).

Ironisnya, penyidik malah melakukan penyidikan lagi dan melakukan gelar perkara ulang. Saat gelar perkara, lanjut Arief, penyidik terkesan menjadi hakim.

“Putusan hakim praperadilan itu memerintahkan melanjutkan ke penuntutan, bukan menghentikan. Jadi gelar perkara itu semestinya tidak boleh dilakukan karena semua keterangan pelapor, ahli dan saksi-saksi sudah ada dalam BAP sebelumnya. Tapi dalam gelar perkara tadi, penyidik justru menjustice dan berlagak sebagai hakim,” tegas Arief.

Arief mengaku selama ini upaya keadilan kliennya selama tiga tahun ini seolah dipingpong oleh penyidik. Disebut Arief, penyidik seolah-olah bertindak sebagai pengacara terlapor.

“Kapolresnya justru mengamini tindakan bawahannya,” sambung Arief.

Atas dugaan sikap tidak netral tersebut, Arief berencana melaporkan Kapolres, Kasatreskrim dan penyidik ke Propam Polda Jatim.

“Kami juga akan minta perlindungan hukum ke Kapolri, Presiden dan Komisi III DPR RI, suratnya akan segera kami layangkan,” ujarnya.

Sebelumnya Indrayono Sangkawang dilaporkan telah melakukan pemerasan pada Go Husein Gosal. Indrayono dianggap bertanggung jawab atas ulahnya yang telah memaksa Go Husein Gosal untuk membayar biaya pergantian instalasi listrik di Pasar Atom dan menjatuhkan sanksi serta denda sepihak apabila Go Husein Gosal tidak membayarnya.

Pedagang Pasar Atom yang memenangkan praperadilan tindak pidana pemerasan yang dilakukan Indrayono Sangkawang, Direktur PT Prosam Plano & Co ke tingkat penuntutan.

Pedagang Pasar Atom yang memenangkan praperadilan tindak pidana pemerasan yang dilakukan Indrayono Sangkawang, Direktur PT Prosam Plano & Co ke tingkat penuntutan.

Tidak hanya itu, Indrayono juga dilaporkan telah melakukan pengelapan uang iuran Go Husein Gosal. Sebab selama bertahun-tahun uang iuran tersebut juga diakumulasikan sebagai pembayaran perawatan instalasi listrik. Namun Indrayono selaku pengelola Pasar Atom tetap menerapkan pembayaran pergantian biaya instalasi listrik pada Go Husein Gosal.

Rupanya dua dua kasus itu tidak cukup. Indrayono Sangkawang juga dilaporkan telah melanggar pasal perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman kekerasan.  Peristiwa itu terjadi saat Go Husein Gosal dilarang belasan sekuriti Pasar Atom untuk melakukan renovasi sebelum melakukan pelunasan pembayaran biaya pergantian instalasi listrik.

Tiga peristiwa pidana itu awalnya dilaporkan Go Husein ke Polda Jatim. Tapi tiga bulan kemudian penanganan perkaranya dialihkan ke Polrestabes Surabaya. Karena perbuatan pidana itu bukan menjadi kewenangan wilayah hukum Polrestabes Surabaya, maka penanganan perkara ini dialihkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Apa yang terjadi berikutnya? Penyidikan kasus itu kemudian dihentikan oleh penyidik melalui surat SP3 Nomor S.TAP/11/1/2017 tanggal 30 Januari 2017.

Go Husein Gosal pun akhirnya membuka SP3 itu ke PN Surabaya melalui praperadilan. Hasilnya, Hakim Unggul Warso Mukti selaku hakim tunggal praperadilan itu mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Go Husein Gosal dan memerintahkan kasus tersebut dilanjutkan ke tingkat penuntutan.nv/man

 

Up Next

Related Posts

Discussion about this post