Ada 17 Perda Masuk Ke Bapemperda DPRD Gresik

    13
    0
    SIAGAINDONESIA.COM Untuk mewujudkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) bisa terlaksana tepat waktu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik Jawa Timur. Mulai melakukan pembahasan lebih awal, agar capaian yang dihasilkannya nanti bisa menghasilkan produk hukum yang berkualitas.
    “Pembahasan Ranperda pada tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini kita minta di awal tahun sudah dilakukan pembahasan. Bahkan, masing-masing komisi di DPRD sudah menyerahkan usulan Ranperdanya,” kata, Ketua Bapemperda DPRD Gresik, Mubin saat menjadi pemateri workshop hari pers nasional (HPN) di Padang Sumatra Barat.
    “Untuk pembahasannya nantinya, juga sudah meminta pada pimpinan. Agar waktu pembahasan diperpanjang, sehingga hasilnya bisa maksimal. Sebab, dalam menyusun Perda dibutuhkan waktu yang pas,” ujarnya, Selasa (13/2/2018).
    “Sebelum Perda dibuat, perlu dilakukan kajian dan telaah lebih dahulu. Jadi tidak bisa dengan cepat, apalagi dengan alasan diburu waktu. Makanya sejak Januari kemarin, kami sudah melakukan pembahasan,” tuturnya.
    Di tambahkan Mubin, dalam penyusunan Perda pihaknya telah melakukan beberapa tahapan. Diantaranya, bekerja sama dengan pihak universitas dan meminta masukan dari masyarakat.
    “Demi terciptanya produk Perda yang baik dan tepat sasaran, kami meminta masukan dari kelompok akademisi atau praktisi hukum khususnya. Baik dari kampus maupun luar kampus, sebab dengan melibatkan unsur masyarakat diharapkan masyarakat bisa mentaati aturan yang mereka buat sendiri,” paparnya.
    “Pada  tahun ini, ada 17 Perda yang bakal dibahas dan saat ini rancangannya sudah masuk di dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2018. Di antaranya adalah Perda tentang izin usaha tempat makan, Perda tentang pengendalian pencemaran udara, serta perubahan atas Perda 7/2011 tentang pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan,” tandasnya. Adv/Zer