Beranda Edukasi Pelatihan P2M Sekkau Angkatan Ke 103

Pelatihan P2M Sekkau Angkatan Ke 103

31
0
Pelatihan P2M Sekkau
Pelatihan P2M Sekkau

SIAGAINDONESIA.COM Memasuki minggu ke-5 dari 24 minggu kurun waktu pendidikan, pasis Sekkau angkatan ke-103 jalani pelatihan Pengenalan Potensi Manajerial (P2M) di Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (15/2/18).

Pelatihan ini dinilai penting bagi pembentukan karakter seorang pemimpin, dimana seorang pemimpin seharusnya tidak hanya bisa memberi perintah terhadap anggotanya, tetapi juga harus mampu mencari alternatif solusi terhadap persoalan yang dihadapinya. Selain itu ia juga harus mampu mengatur, mengordinasikan, menggerakkan dan meningkatkan kinerja seluruh anggotanya serta memberi teladan, sehingga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bawahannya untuk mencapai keberhasilan kualitas kinerja yang lebih baik.

Kemampuan manajerial dari seorang pemimpin terlihat juga dari kemampuan interpersonalnya, dimana ia mampu mendidik, memotivasi dan mengembangkan anggotanya sehingga memberi dampak atau kemajuan terhadap kesatuan yang diawakinya. Dalam organisasi militer, kemampuan ini harus dimiliki, terlebih yang sudah berpangkat Kapten atau Mayor, yang sering disebut sebagai Manajer Tingkat Madya.

Diharapkan para perwira siswa mampu mengenali dan mengembangkan potensi manajerial yang dimiliki, agar nantinya akan mampu memanage satuannya dengan baik.

Pelatihan P2M terhadap siswa Sekkau Angkatan ke-103 dilaksanakan, Kamis (15/2/18) tersebut diikuti 51 orang pasis, terdiri dari 44 orang pasis Angkatan Udara, 1 orang pasis TNI AD, 2 orang pais TNI AL serta Pasis Negara Sahabat 4 orang berasal dari Malaysis, Brunai, Philipina dan Thailand.

Diawali dengan pembukaan dan penjelasan program oleh Kasi Selklasev PKMU, Letkol Kes Theresia Soepie, yang juga sebagai ketua Tim, kegiatan P2M kemudian dilanjutkan dengan pembahasan materi pelatihan melalui teori, diskusi, kuesioner maupun games/permainan indoor. Melalui metode andragogi peserta diajak untuk belajar sebagaimana orang dewasa, yaitu seluruh peserta diajak untuk ikut aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang masih terus diperhatikan, peserta mengakui bahwa pelatihan ini cukup bermanfaat. Disamping untuk memahami potensi manajerial yang dimiliki dan menambah wawasan, pelatihan ini juga sebagai sarana untuk merefresh pikiran, meningkatkan semangat kebersamaan dan menimbulkan keceriaan/fun, yang tampaknya memang dibutuhkan disela-sela kesibukan dan padatnya pendidikan [email protected]