Muka Ditutupi Lipatan Plastik, Lurah Bubutan Digiring ke Polres Tanjung Perak

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Anggota polisi Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap seorang pria yang merupakan mantan Lurah Bubutan, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya bernama M Hanafi, pada Kamis (22/2/2018) petang.

Hanafi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) lantaran telah terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) kepada sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di daerah Jalan Perak Barat Surabaya beberapa waktu lalu.

Apresiasi patut diterima Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dalam OTT dengan menangkap M Hanafi tersebut. Sebab sebelumnya saat OTT, M Hanafi terbebas dari jeruji tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya setelah Pemkot Surabaya berikan jaminan.

Pasca dipecatnya M Hanafi ini dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung melakukan pemburuan keberadaan Hanafi ini. Alhasil polisi menangkap M Hanafi lalu digiring ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak dengan menggunakan Mobil Avanza silver metalik nopol L 1827 JF.

Sekitar pukul 17.35 WIB, Hanafi saat itu memakai jaket warna biru turun dari mobil didampingi anggota berpakaian preman dengan menutupi muka menggunakan lipatan plastik sambil berjalan menuju ruang penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sekadar diketahui, Hanafi melakukan Pungli itu sudah cukup lama, mulai menjabat sebagai Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Krembangan Kota Surabaya, hingga menjadi Lurah Bubutan, Kecamatan Bubutan ini.

Terkait kebenaran tindakan Pungli yang dilakukan Hanafi tersebut, disampaikan langsung oleh Ipda Tio, Kanit Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Hanafi menarik pungli terhadap para PKL di daerah Jalan Perak Barat Surabaya ini, dari Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Memang benar, yang menangkap M Hanafi dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (22/2/2018) sore tadi. Status yang bersangkutan masih terperiksa. Untuk saat ini pria warga asal Jalan Petemon 2, Sawahan Surabaya itu masih menjalani pemeriksaan oleh petugas. Besok kami kasih tau hasil dari perkembangannya,” kata dia.(Ad)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post