Menghilang 3 Hari, Sudarsono Ditemukan Mengapung di Sungai Kali Brantas Porong

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Sosok mayat mengapung terlungkup jenis kelamin laki-laki ditemukan warga Dusun Kluwih Kebonagung Porong, di pinggir sungai kali brantas Porong pada Selasa (13/3/2018).

Penemuan itu berawal saat Nadir (50), Warga Dusun Kluwih RT.06 RW.02, Desa Kebonagung, Porong berjalan kaki hendak memancing di pinggir sungai kali brantas Porong.

Proses Pengangkatan Jasad Korban ke Dasar Sungai Kali Brantas, (foto: Ad)

Proses Pengangkatan Jasad Korban ke Dasar Sungai Kali Brantas, (foto: Ad)

Sebelumnya Sudarsono (korban) dikabarkan hanyut tenggelam terbawa arus sungai kali brantas Porong selama tiga hari lalu.

Setelah melihat benda yang mencurigakan mengapung tersebut, Nadir lantas mendekati. Sontak kaget pun dialami Nadir setelah mengetahui bahwa barang yang tersangkut di kayu itu ternyata sesosok mayat.

Nadir langsung memberitahu warga sekitar damn melaporkan ke Polsek Porong atas penemuan mayat. “Awalnya saya kira pohon pisang yang menyangkut kayu bercampur sampah (tumpukan). Setelah saya dekati tidak tahunya mayat, mengenakan kaos prodak air mineral. Sebab nampak dari kejauhan, hanya terlihat samar karena kondisi terlungkup,” ungkap Nadir.

Jasad Korban Di masukan ke dalam kantong mayat, (foto: Ad)

Jasad Korban Di masukan ke dalam kantong mayat, (foto: Ad)

Kapolsek Porong, Kompol Adrial mengatakan bahwa di sungai kali berantas Porong telah ditemukan sesosok mayat jenis kelamin laki-laki.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Kami bersama anggota langsung menuju lokasi atau TKP (tempat kejadian perkara). Setelah itu, kami evakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong,” kata Adrial saat dikonfirmasi di lokasi, Selasa (13/3/2018).

Didapatkan keterangan dari sejumlah saksi dan keluarganya (korban) sebelum ditemukan kondisi meninggal dunia. Korban ini mengeluh kepalanya pusing dan berpamitan ke sungai untuk buang air besar (BAB).

Jasad Korban saat di Evakuasi di kamar mayat RS Bhayangkara Porong, (foto: Ad)

Jasad Korban saat di Evakuasi di kamar mayat RS Bhayangkara Porong, (foto: Ad)

“Diduga korban jongkok terlalu lama, akhirnya tergelincir dan tercebur kedalam sungai hanyut terbawa arus,” katanya.

Selain itu, dijelaskan Adrial ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda maupun bekas luka penganiayaan. Memang saat ditemukan, korban tidak memakai celana pendek atau sejenisnya hanya memakai kaos putih berlengan hijau bertuliskan salah satu merk minuman mineral.

“Sedangkan keterangan dari keluarganya, sudah tiga hari (menghilang) dicari kemana-mana tetapi tidak ditemukan. Jasad korban sudah diambil pihak keluarganya untuk dimakamkan,” jelasnya. (Ad)

Up Next

Related Posts

Discussion about this post