Beranda Bisnis Dukung Pengembangan Desa Wisata Pinge, SI Bantu Pembangunan Infrastruktur

Dukung Pengembangan Desa Wisata Pinge, SI Bantu Pembangunan Infrastruktur

9
SIAGAINDONESIA.COM ebagai wujud kontribusi terhadap pengembangan desa menjadi kawasan wisata alam asri dan ramah lingkungan dengan tidak menghilangkan tekstur keaslian daerahnya, produsen semen milik negara (BUMN) PT Semen Indonesia (SI) (Persero) Tbk. Memberikan bantuan produksinya yakni, porous concrete (beton poros) dan flash concrete (beton cepat kering).
Menurut Kepala Biro Aktivitas Perusahaan PT Semen Indonesia Sigit Wahono, saat melakukan kunjungan bersama awak media di Desa Wisata Pinge, Tabanan, Bali, Jumat (20/4/2018). Menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan perusahaannya itu, sebagai wujud komitmen Perusahaan.
“Sebagai perusahaan BUMN, yang berkomitmen untuk negeri. Bersama empat BUMN lain, kami ikut bersinergi dalam pelestarian dan pengembangan pariwisata maupun kebudayaan Indonesia,” ujarnya.
Di Desa Pinge ini, kami Semen Indonesia memasang produk ramah lingkungan. Yakni, beton cepat kering (flash concrete) dan beton poros yang bisa meresap air saat musim hujan (porous concrete). Tepatnya pada area jalan masuk ke Desa seluas 225 meter,” ungkapnya.
“Bantuan beton poros di Desa Pinge, kami lakukan sebab keberadaan Desa ini. Sudah dikenal oleh para wisatawan yang tak hanya dari Indonesia saja, namun juga manca negara. Untuk itulah kami membantu fasilitas infrastrukturnya, agar pariwisata yang berada di Desa Pinge ini bisa lestari dan terjaga,” tuturnya.
Selain itu, kami juga melakukan pembangunan patung gajah tepat dipintu masuk Desa. Serta, membangunan Balai Ekonomi Desa (balkondes) seluas 546 meter persegi. Dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan kebudayaan yang ada di Desa Pinge. Terutama saat mendapat kunjungan dari para wisatawan yang melakukan kunjungan,” katanya.
Keunggulan beton poros, yaitu bisa menyerap air dengan cepat. Sehingga saat hujan turun, harapan kami tidak mengajibatkan banjir yang berdampak pada terganggunya aktifitas wisata. Karena, kami ingin melindungi dan mengembangkan pariwisata Indonesia agar semakin mendunia,” tegasnya.
Bahkan sebelum Desa Pinge ini, kami juga melakukan hal yang sama di Candi Borobudur. Agar kemegahannya yang sudah diakui dunia, bisa tetap lestari,” tandasnya. Zer