Beranda Headline Terancam Gagal Nyapres, Prabowo Blunder Dukung Gus Ipul-Puti

Terancam Gagal Nyapres, Prabowo Blunder Dukung Gus Ipul-Puti

7
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

SIAGAINDONESIA.COM Dalam Rakornas Gerindra, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bulat menyatakan akan maju sebagai calon presiden. Namun, jalan Prabowo menuju ke pencapresan penuh jalan terjal.

Salah satu yang menjadi kendala Partai Gerindra adalah koalisi Pilkada dengan PDIP. Ya, langkah Gerindra dengan mengusung kandidat Pilgub Jatim 2018 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno dinilai kurang tepat. Sebab Gerindra tidak akan bisa menarik massa di Jawa Timur untuk meraup suara di Pilpres mendatang.

Seperti diketahui pasangan Gus Ipul-Puti merupakan jagoan PDIP terpilih memimpin provinsi paling timur di pulau Jawa itu.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya’roni mengatakan, Prabowo harus memutus kerjasama koalisi Pilkada dengan PDIP. Dengan memutus seluruh kerja sama koalisi politik dengan PDIP, maka semakin nyata kalau Prabowo siap bertarung total dengan Jokowi yang berasal dari PDIP.

“Misalnya, untuk Pilkada Jatim, Gerindra menarik dukungan untuk pasangan Gus Ipul dan Puti yang diusung oleh PDIP. Kalaupun pasangan ini menang pasti diklaim sebagai kemenangan PDIP,” katanya, Selasa, (24/4/2018).

Selanjutnya, kata dia, Gerindra lebih baik fokus melakukan konsolidasi menggalang kekuatan untuk pencapresan Prabowo.

“Jatim salah satu lumbung suara nasional, maka jangan buang-buang waktu mendukung calon yang didukung oleh PDIP,” tuturnya.

Senada juga diungkapkan Direktur Eksekutif Pemantau Kebijakan Eksekutif-Legislatif (Majelis) Sugiyanto. Menurutnya, Jawa Timur adalah lumbung suara Pilpres selain Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kalah di tiga daerah tersebut sudah pasti membuat Gerindra yang sudah menyatakan mengusung Prabowo Subianto, kalah di Pilpres.

“Memang cukup aneh kenapa Gerindra yang sangat membutuhkan suara dari Jatim untuk mendongkrak capres yang nanti mereka usung, malah mendukung Gus Ipul dan Puti,” ucap Sugiyanto, Selasa (24/4).

Ibarat nasi sudah menjadi bubur, kata Sugiyanto, keputusan politik di Jatim sudah dibuat Gerindra. Dukungan Gerindra ke Gus Ipul-Puti sudah didaftarkan ke KPUD sehingga bisa dipidana jika sekarang mencabutnya.

“Hitung-hitungannya, kerja-kerja politik Gerindra untuk mengamankan suara Jawa Timur dalam pilpres 2019 menjadi lebih berat. Tambah berat lagi jika jagoan Gerindra di Jabar juga kalah dari jagoan PDIP,” pungkasnya.pur