Beranda Bisnis Beternak Ikan Guppy, Usaha Dengan Modal Murah dan Menjanjikan

Beternak Ikan Guppy, Usaha Dengan Modal Murah dan Menjanjikan

20

SIAGAINDONESIA.COM Tak punya lahan untuk berwirausaha dengan modal yang minim namun prospeknya menjanjikan bisa menjadi peternak atau breeder ikan guppy. Beternak ikan guppy hanya butuh ruangan tak lebih dari satu meter persegi bahkan lebih kecilpun bisa untuk ternak ikan guppy.

“Cukup luasan tempat untuk menempatkan ember dalam ukuran kecil beternak satu pasang ikan guppy,” kata Danang Prima salah satu peternak ikan guppy di Yogyakarta, Senin 7 Mei 2018.

Untuk mendapatkan satu pasang ikan guppy harganya cukup bervariasi per ekornya dari Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu dan banyak tersedia di pasar ikan.

“Setelah dipelihara selama empat hingga lima bulan ikan tersebut sudah bisa bertelur dan menghasilan anakkan guppy antara 30 hingga 40 ekor,” ucapnya.

Untuk asupan pakan bisa menggunakan pelet dan tidak perlu pelet dengan kualitas yang baik dan tidak akan boros karena ikan guppy ukurannya kecil sehingga konsumsi pakan sangat sedikit.

“Yang perlu dijaga adalah kebersihan air sehingga ketika air sudah keruh lebi baik diganti dan tidak perlu ada tambahan oksigen,” ucapnya.

Setelah sekali bertelur, ikan guppy indukkan bisa bertelur lagi hanya selisih sekitar satu bulan dengan jumlah telur yang hampir sama.

“Bibit ikan guppy yang ukurannya cukup besar bisa dijual dengan harga bervariasi dari Rp 50 ribu per ekor hingga Rp 100 ribu per ekor tergantung kualitas indukkan dan pejantannya,” ucapnya.

Jika harga per ekor Rp 50 ribu maka untuk sekali panen peternak bisa meraup keuntungan Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dan setiap bulannya akan terus menjual karena setelah bertelur pertama maka selang satu bulan akan terus bertelur.

“Permintaan ikan guppy saat ini juga semakin banyak hal ini juga terlihat pencarian ikan guppy di google jumlahnya hampir menyamai pencarian ikan koi yang harga cukup mahal,” ucapnya.

Selain dijual diwilayah Yogyakarta ikan guppy juga sudah di jual diluar daerah bahkan luar jawa dengan sistem paket pengiriman dengan pesawat sehingga dipastikan ikan yang dikirim lolos pemeriksaan Balai Karantina Ikan Yogyakarta.

“Ada jaminan bahwa ikan yang dikirim dalam kondisi sehat dan tidak membawa bibit penyakit menular,” ungkapnya.

Hafid Rahman Kepala Balai Karantina Ikan Yogyakarta mengatakan setiap peternak atau kelompok peternak ikan gruppy bisa mendaftarkan ikan guppy yang akan dikirim ke daerah lain untuk mendapatkan sertifikat dari Balai Karantina Ikan Yogyakarta.

“Kalau sudah didaftarkan ke Balai Karantina Ikan Yogyakarta maka untuk administrasi pengiriman luar daerah dengan pesawat maka kurang dalam satu hari sudah selesai dan ikan bisa segera dikirim,” tuturnya.

Peternak atau kelompok peternak ikan guppy yang sudah terdaftar di Balai Karantina Ikan Yogyakarta maka akan ada pemeriksaan rutin dari petugas balai karantina untuk datang langsung ke alamat peternak.

“Pemeriksaan wajib dilakukan untuk mengetahui tempat untuk ternak ikan hingga kondisi ikan dalam kondisi sehat dan tidak tertular penyakit,” katanya. (dar)