Pulau Bawean Terpilih Jadi Persinggahan Sail To Indonesia 2018

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Wakil Bupati (Wabup) Gresik Mohammad Qosim meninjau Pantai Mumbul, yang berada di Pulau Bawean tepatnya di Desa Daun Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik Jawa Timur. Sebab, tempat itu akan dijadikan berlabuhnya ratusan kapal layar peserta Sail To Indonesia Bawean 2018.

 

Langkah itu, dilakukan untuk mematangkan persiapan lokasi sebaik dan sesiap mungkin sesuai dengan ketentuan. Menginggat kegiatan ini, merupakan even Internasional yang melibatkan peserta dari 5 benua.

 

“Meski waktu kegiatannya masih beberapa bulan kedepan, namun kegiatan ini perlu lebih dimatangkan persiapannya mengingat kegiatan ini merupakan even Internasional. Maka kami harus menyiapkan diri sebaik mungkin, karena Pulau Bawean mendapat kehormatan sebagai salah satu tempat persinggahan ratusan kapal layar, dari peserta “Wonderful Sail to Indonesia 2018,” kata, Wabup Gresik Muhammad Qosim kepada Siagaindonesia.com, Sabtu (12/5/2018).

 

“Persiapan matang harus kami lakukan, menginggat peserta kegiatan ini. Berasal dari berbagai negara yang tersebar di 5 benua dan sesuai jadwal kegiatan peserta akan memulai kegiatan dari Australia dan New Zealand. Kemudian, menjadikan Pulau Bawean Gresik sebagai destinasi Bahari untuk persinggahan,” ujarnya.

 

“Tentunya hal ini akan menjadi media promosi tentang keunggulan Pulau Bawean ke seantero dunia. Bahwa, Pulau Bawean adalah tempat yang indah. Bahkan, keindahan panorama pantainya, alam serta berbagai tempat sangat cocok untuk destinaty wisata. Sail to Indonesia 2018 ini merupakan ajang promosi, utamanya untuk percepatan pengembangan pulau Bawean, khususnya di sektor kepariwisataan” tegasnya dengan nada bangga.

 

Di tambahkan Qosim, setelah melihat keseluruhan tempat yang ada di Pantai Mumbul. Dirinya meminta kepada pihak terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Pariwisata Gresik agar ada penambahan fasilitas pendukung yang lebih baik lagi.

 

“Kami minta kepada Dinas terkait, agar sesegera mungkin untuk menambah dek kapal agar lebih memanjang dari keadaan yang sekarang ini. Fasilitas pendukung yang lainnya yang diperlukan juga harus segera disiapkan. Mulai, homestay, sarana komunikasi serta beberapa fasilitas lain untuk mendukung seluruh kegiatan ini bisa sukses dan tidak mengecewakan,” tandasnya.

 

“Tak hanya itu, kami berharap para peserta Sail to Indonesia 2018. Bisa betah berada di Pulau Bawean, dengan mengajak mereka berkeliling menikmati keindahan Pulau Bawean. Sebab, Bawean memiliki binatang yang dilindungi. Yakni, Rusa Bawean yang merupakan binatang langka dan hanya ada di Pulau Bawean ini,” pungkasnya.

 

Sesuai jadwal, Even Internasional Wonderful Sail to Indonesia in Bawean 2018 akan berlangsung pada 2-5 Oktober 2018 mendatang. Zer

Up Next

Related Posts

Discussion about this post