Di Ngawi Selama Ramadhan Tempat Karaoke Wajib Tutup, Ini Alasanya

Comment

SIAGAINDONESIA.COM-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi ancam menindak tegas terhadap tempat karaoke jika dalam bulan Ramadhan 1439 Hijriyah ini nekat beroperasi. Eko Heru Tjahjono Kepala Satpol PP Kabupaten Ngawi menegaskan, pihaknya sama sekali tidak mentolelir lagi apabila ada karaoke sengaja membuka usahanya selama bulan suci.

“Iya pasti ada tindakan tegas sesuai aturanya kalau toh ada yang nekat beroperasi. Pokoknya tidak ada toleransi,” terang Eko Heru Tjahjono, Rabu (16/05).

Ungkap Heru, ketegasan Satpol PP bukan tanpa alasan. Ia merujuk pada Surat Edaran (SE) Bupati Ngawi yang dikeluarkan pada 14 Mei 2018 lalu. Dalam surat tersebut sesuai amanah Perda Nomor 01 Tahun 2017 tentang Ketentraman dan Ketertiban khususnya Pasal 58 selama dalam Ramadhan ada beberapa tempat usaha yang wajib mengikuti aturan pemerintah.

Disebutkan, mulai 15 Mei – 15 Juni 2018 usaha karaoke diwajibkan tutup apapun alasanya. Selain itu bagi usaha cafe diperbolehkan buka diatas pukul 15.00 WIB dengan salah satu syaratnya mengecilkan volume musik jika ada. Ditambahkan Heru, bagi pedagang kaki lima (PKL) terutama yang menjual kuliner tidak boleh seenaknya membuka tempat usahanya. Diperbolehkan buka dengan catatan menutup lapaknya dengan tirai.

“Juga perlu diperhatikan apabila warga yang tidak menunaikan ibadah puasa mohon untuk tidak seenaknya merokok ditempat umum. Agar selama bulan suci ini jalanya ibadah puasa benar-benar lancar tidak ada gangguan apapun,” pungkas Heru. (pr/en)

 

Up Next

Related Posts

Discussion about this post