Tanpa HGU, Perkebunan Kopi kandangan Tetap Beroperasi

Comment

SICOM – Perusahaan perkebunan kopi kandangan di Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun,  beroperasi tanpa memiliki hak guna usaha atau HGU. Hal itu disampaikan oleh Kabid Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Madiun Agung Budiarto. Menurutnya, perkebunan seluas 2.500 hektare, kini hanya tinggal 60 hektare perkebunan karet yang tersisa. Hasil karet itu pun dijual glondongan kepada tengkulak. Pihak manajemen perkebunan tidak dapat mengolah karet tersebut lantaran sudah tak memiliki HGU. Dipertahankannya 60 hektare karet itu semata-mata hanya untuk bertahan hidup.

“Karena HGU dimiliki sudah kedaluwarsa sejak 12 Desember  2012,” ujar Kabid Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Madiun Agung Budiarto, rabu (30/05/2018).

Agung menambahkan, pihak manajemen perkebunan itu tengah berusaha menghidupkan kembali perkebunan. Berkas pembaharuan HGU juga sudah diserahkan kepada DPMPTSP. “Pemerintah pusat yang nantinya berhak untuk menerbitkan HGU tersebut. Proses untuk menghidupkan kembali perkebunan ini memang terbilang panjang,” terangnya.

Sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW), perkebunan tersebut memang untuk pengembangan produksi empat komoditas yang tertuang dalam HGU. Namun, tidak tertutup keumungkinan untuk dikembangkan ke arah pariwisata. Pihaknya juga bakal memfasilitasi pengelola perkebunan untuk mendapatkan rekomendasi tersebut.sam

 

 

Up Next

Related Posts

Discussion about this post