Beranda Bisnis Pasar Moderen Lari Kencang, Pasar Tradisional Tertinggal

Pasar Moderen Lari Kencang, Pasar Tradisional Tertinggal

11
Khofifah dengarkan keluhan pedagang

SIAGAINDONESIA.COM – Khofifah Indar Parawansa mengaku masih prihatin dengan kondisi kebanyakan Pasar Induk Tradisional di wilayah Jatim, minimnya sarana prasarana serta faktor lain masih belum tersentuh pembangunan, masih jauh tertinggal dibanding pasar moderen. Padahal pasar tradisional termasuk pasar induk merupakan sentra transaksi dan perputaran uang dalam jumlah besar.

“Ketika pasar moderen lari kencang, pasar tradisional masih jauh tertinggal, termasuk di pasar induk ini, kita lihat sarana prasarananya masih bergantung alam, tanpa atap, kalau hujan pasti mereka tidak bisa berjualan,” urai Khofifah saat blusukan ke Pasar Induk Keputran, Senin (11/6/2018).

Untuk mengubah itu semua, peran pemerintah sangat penting, dengan memperbaiki kebutuhan yang belum tersedia, termasuk di Pasar Induk Jagir di Surabaya ini.

“Dari hasil survei, masyarakat itu akan memilih pemimpinnya, termasuk di Pilgub Jatim ini, diantaranya yang bisa melakukan penanganan persoalan kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan penataan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Di Jatim, perlindungan terhadap pasar pada umumnya masih rata, bergantung pada alam, dan bangunannya semi permanen.
Belum terkonfirmasi dengan inovasi pembangunan pasar tradisional. Umumnya yang lebih parah adalah pasar tempat jualan basah, seperti sayur akibatnya kumuh becek dan bermasalah.

Termasuk belum berjalannya peran bank dengan layanan kredit usaha rakyat (KUR) untuk membantu permodalan para pelaku perputaran uang di pasar tradisional.

“Termasuk KUR, masih banyak kekurangan dan perlu dibenahi baik sarana dan prasarana yang belum tersentuh pembangunan,” urai Khofifah.

Kedepan, sebagai wujud perlindungan kepada pedagang dan pembeli, keberadaan pasar induk harus lebih permanen, karena itu akan menguntungkan.

Dalam kunjungannya dini hari itu, Khofifah mendapat sambutan hangat, dan mereka berharap Khofifah mampu melakukan perubahan untuk Provinsi Jatim menjadi lebih baik.Tji