Program Siskamling RT 23 Sekardangan Terbaik di Sidoarjo

Comment

SIAGAINDONESIA.COM – Penerapan Sistem Keamanan Lingkungan di RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo dinobatkan sebagai Juara I oleh Kapolresta Sidoarjo. Penghargaan disampaikan bersamaan dengan digelarnya Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-72 Tahun 2018 di Mapolresta Sidoarjo Rabu, 11 Juli 2018.

Rangkaiannya, daftar pemenang lomba Siskamling peringatan HUT Bhayangkara ke-72 Tahun 2018 berurutan dari Juara I dari Kelurahan Sekardangan RT.23 RW.07 Kecamatan Sidoarjo, Juara II Desa Balongbendo RT.6 RW.02 Kecamatan Balongbendo, Juara III Desa Rejeni RT.02 RW.01 Kecamatan Krembung dan Juara Harapan yaitu dari Perum Merpati Kehutanan RT.29 RW.11 Desa Pabean, Kecamatan Sedati.

Edi Priyanto Ketua RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan pasca pemberian penghargaan mengatakan bahwa warga di perumahannya telah menyadari sepenuhnya bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bentuk kepedulian tersebut menyebabkan terjadi pengawasan melekat antar warga, bukan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas keamanan.

“Kegiatan ronda siskamling kami galakkan, bukan sekedar jaga namun dijadikan ajang untuk bersosialisasi dan berkomunikasi antar warga, sehingga hubungan semakin erat. Komunikasi yang baik ini bisa menjamin terjadinya kepedulian terhadap lingkungan yang semakin meningkat dan warga akan saling menjaga. Kegiatan ini juga sangat efektif untuk mendeteksi adanya terorisme maupun pencegahan terhadap tindak kriminalitas dan peredaran narkoba,” ujar Edi.

Edi menjelaskan, sejalan dengan kegiatan ronda dan jaga Siskamling warga, pihaknya juga telah membuat program bernama jimpitan receh. Uang receh dari setiap rumah dikumpulkan dalam sebuah toples yang disediakan, dan diambil setiap Jum’at malam oleh warga yang tengah melakukan tugas Siskamling saat itu.

“Sambil melakukan Siskamling, mereka mengumpulkannya dan itu kami sebut sebagai jimpitan receh”.

Bersama Bupati Sidoarjo Saifulillah

Sang Juara, bersama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Kemudian, di kampung itu anak-anak diarahkan pada kegiatan permainan di luar rumah yakni permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, boi-boian, ular tangga, mini sepakbola dan bulu tangkis, untuk mengurangi ketergantungan pada gadget dan televisi.

Remaja dan Karang Taruna diisi kegiatan positif dengan secara rutin dilakukan kegiatan olahraga seperti, basket, tenis meja serta olahraga beladiri seperti : karate dan taekwondo. Guna meningkatkan kebugaran warga, maka dijadwalkan senam bersama dan kegiatan gowes bersama.

RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan Kecamatan Sidoarjo saat ini telah menjadi “role model” dalam pengelolaan sampah dan saat ini telah dikenal sebagai “Kampung Edukasi Sampah”.

Kapung Edukasi Sampah ini hampir setiap minggu dikunjungi dari berbagai kelompok masyarakat tidak hanya berasal dari Sidoarjo namun juga dari Surabaya, Mojokerto, Gresik hingga Pasuruan. Bahwa banyak sekolah unggulan dan adiwiyata melakukan proses belajar mengajar dan outing di tempat ini.

Edi dan warganya mengaku beruntung sekali karena sering mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari jajaran Forpimka seperti, Lurah Sekardangan, Camat Sidoarjo, Kapolsek Sidoarjo Kota serta Danramil Kota Sidoarjo.

“Dan tidak lupa kami sampaikan terima kasih atas pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Pos Kamling RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan

Pos Kamling Telulikur RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan

Selanjutnya RT.23 membuat inovasi baru dengan mencoba menerapkan aplikasi sederhana bernama “Sistem Keamanan Warga (SIKARA)” yang dapat digunakan warga memberitahukan kepada seluruh warga dalam bentuk suara alarm pada HP warga lainnya. Misalnya, saat salah satu warga mendapati keluarga sakit mendadak, warga meninggal dunia, ada perampokan, penculikan, pencurian, dan lainnya. Mereka, bisa dengan cepat dan mudah untuk segera menyampaikan kepada warga dan segera tertangani.

Dalam akhir paparannya sebagai peserta kegiatan HUT Bhayangkara, Edi mengatakan mengingat kampungnya saat ini telah dijadikan sebagai “Kampung Edukasi Sampah”, pihaknya mengusulkan Kepada Kapolresta Sidoarjo untuk menjadikan RT.23 sebagai “role model” dalam penerapan Siskamling, dengan harapan warganya bisa ikut menularkan pengetahuan dan pengalaman dalam menjalankan program Siskamling.

Kampung yang telah dinobatkan sebagai kampung terinovatif di Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo pada saat penganugerahan program Sidoarjo Bersih dan Hijau 2017-2018 lalu, dalam pemantauan terhadap aktifitas warganya juga telah memasang kamera CCTV yang dapat diakses oleh seluruh warga melalui ponsel. Sehingga itu menjadi fasilitas dan sarana publik warga untuk bisa melakukan pengawasan melekat, saling mengawasi satu dengan yang lainnya. Selain kamera pantau CCTV, guna memudahkan memberikan informasi langsung yang sifatnya spontan dan kegiatan warga, setiap sudut kampung juga telah terpasang speaker.Tji

Up Next

Related Posts

Discussion about this post