Beranda Headline Janji Rizal Ramli Parpol Dibiayai Negara, Kucurkan Rp 40 Triliun

Janji Rizal Ramli Parpol Dibiayai Negara, Kucurkan Rp 40 Triliun

18
Rizal Ramli.

SIAGAINDONESIA.COM Konsep ekonom sekaligus aktivis senior, Rizal Ramli mengenai partai politik yang dibiayai oleh negara untuk menghilangkan praktik demokrasi kriminal bukan sekedar cuap-cuap.

Maraknya korupsi yang kerap melibatkan kepala daerah maupun anggota legislatif, disebabkan salah mengelola Parpol. Rizal menyebutkan, lebih dari 300 kepala daerah, 100 anggota DPR kota, kabupaten, provinsi, hingga pusat, menjadi tersangka korupsi karena harus menyiapkan modal untuk maju di Pilkada maupun Pileg.

“Partai rame-rame nyolong APBN, APBD dari BUMN. Demokrasi kayak begini demokrasi kriminal. Kenapa? Orang baik masuk ke sistem (demokrasi kini) jadi rusak,” paparnya dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7/2018).

Karena itu jika Rizal Ramli menjadi presiden, pemerintahannya bakal mengeluarkan Perppu agar partai politik dibiayai oleh negara.

“Hari kedua Rizal Ramli jadi presiden, kita keluarkan perppu partai-partai dibiayai negara seperti di Eropa, seperti di Australia, di New Zealand, sehingga tugas partai mencari kader yang bisa menyelesaikan masalah,” tuturnya.

Seperti diketahui, sejak 5 Maret 2018, Rizal telah mendeklarasikan diri siap maju menjadi capres dalam pemilihan presiden 2019.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin setuju dengan konsep Rizal Ramli bahwa Parpol dibiayai negara, namun perlu dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Jika dana parpolnya tinggi di APBN, tapi rakyatnya masih miskin akan menimbulkan kecemburuan,” kata pengajar dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Senin (16/7/2018).

Menurut dia, salah satu cara mengubah sifat demokrasi itu dengan pembiayaan Parpol oleh negara. Hal ini penting agar Parpol tidak mencari uang sendiri yang pertanggungjawabannya tak jelas.

Senada, Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengatakan, contoh konkret demokrasi kriminal yang dimaksud Rizal Ramli adalah saat ini tidak sedikit elit parpol yang tersandera kasus hukum masa lalu, imbas dari parpol yang dipaksa untuk mencari pendanaan sendiri.

“Karena itu sangat setuju karena itu solusi yang bernas dan original dari Rizal Ramli,” sebutnya.