Ketua Fraksi Gerindra Gresik, Nyaleg Lewat Partai Nasdem

Comment
SIAGAINDONESIA.COM Manuver politik dengan loncat partai dilakukan oleh Abdullah Syafi’i anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Gerindra Gresik saat memasuki masa pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk Pemilu 2019 mendatang.
Sebab, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gresik yang masih aktif hingga saat ini. Memilih partai Nasdem, sebagai kendaraan politiknya pada Pileg 2019.
Menurut Syafi’i demikian sapaan akrabnya, dirinya memilih partai Nasdem untuk kembali maju dalam Pemilu 2019. Karena, partai lamanya yang telah mengantarkannya menjadi anggota DPRD  dianggap tidak sejalan dengan harapannya.
“Saya bergabung ke partai Nasdem ini, karena partai ini anti mahar dan berjalan sesuai dengan AD/ART nya. Hal seperti itulah, yang saya harapkan. ” ujarnya, kepada Siagaindonesia.com, Selasa (17/7/2018).
“Dengan keputusan ini, saya siap terima keputusan partai Gerindra. Termasuk jika saya harus di PAW, karena itu urusan partai Gerindra. Namun, yang jelas pada Pemilu 2014 silam saya jadi anggota DPRD Gresik. Karena dipilih masyarakat, bukan karena partai Gerindra,” tegasnya.
“Kalau saya benar di PAW, maka saya akan melakukan gugatan hukum,” ucapnya.
Terkait persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi kontestan Pileg 2019. Yakni, Bacaleg yang maju dari partai satu pindah ke partai lain harus menyertakan surat keputusan (SK) penguduran diri dari lamanya sesuai dengan persyaratan yang telah ketentuan KPU.
Ia menegaskan, hal tersebut tidak menjadi persoalan yang berarti dalam pencalonannya. “SK pengunduran diri sudah saya ajukan, tapi masih dalam proses. Dan jika tidak kunjung di keluarkan, itupun tidak menjadi masalah. Sebab, saya sudah memiliki kartu anggota Partai Nasdem. Sehingga, secara aturan saya tidak ada masalah,” pungkasnya. Zer

Up Next

Related Posts

Discussion about this post