Airbus Dan International SOS Teken MOU Tentang Penggunaan Pesawat Nirawak

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Airbus dan International SOS merupakan perusahaan penyedia jasa layanan tenaga kesehatan dan pengelolaan risiko keamanan ternama, Rabu (18/8/18) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk mengadakan studi kelaikan bersama mengenai penggunaan pesawat atau sistem nirawak untuk mengirim muatan dan persediaan medis.

Melalui perjanjian ini, Airbus akan membantu merencanakan serta mengoperasikan pesawat atau sistem udara nirawak untuk jasa pengiriman muatan medis sebagai bagian dari layanan International SOS MedSupply.

MedSupply mengirimkan layanan kesehatan spesialis serta peralatan dan persediaan medis untuk memenuhi persyaratan program kesehatan yang bersifat preventif. Layanan ini juga dapat mendukung penanganan keadaan darurat di wilayah perkotaan maupun di pelosok daerah. Studi ini akan mendalami pula kondisi pengiriman muatan dari kota ke pelosok daerah atau kondisi dari kapal ke pantai.

Airbus dan International SOS akan berkolaborasi untuk menciptakan sistem pengiriman menggunakan pesawat nirawak yang aman, terjamin, serta andal untuk distribusi muatan medis dari satu titik pusat pengiriman ke titik pusat pengiriman lainnya sesuai dengan hukum penerbangan setempat. Sistem ini diharapkan dapat membantu jaringan operasional global International SOS di seluruh dunia terkait evakuasi medis atau pasokan kebutuhan medis.

“Kami berharap dapat membangun kemitraan bisnis yang sukses di mana kami bisa membantu International SOS mengelola kegiatan pengiriman muatan medis menggunakan pesawat nirawak. Hal ini berarti menggunakan teknologi mutakhir kami untuk membantu menyelamatkan nyawa manusia serta mengubah industri medis dan keamanan perjalanan menjadi lebih baik,” kata Chief Executive Officer, Airbus Defence and Space Dirk Hoke.

CEO, Chairman and Co-Founder of International SOS Arnaud Vaissi mengatakan, Kerja sama ini menggabungkan keahlian Airbus di bidang pengiriman udara dengan infrastruktur global, untuk membantu klien-klien di seluruh dunia. Hal ini jelas merupakan sebuah langkah menuju operasional yang lebih efisien.

“Kami selalu berusaha untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan dan kerja sama inovatif ini akan memungkinkan kami melangkah lebih jauh lagi dalam hal menyempurnakan kemampuan serta layanan kami,”kata Arnaud Vaissi.

Uji coba pertama pengiriman muatan medis menggunakan pesawat nirawak sedang dikaji di Singapura dan Indonesia. Airbus dan International SOS akan bekerja sama dengan otoritas penerbangan serta kelautan di kedua negara untuk mewujudkan layanan ini.

Jika uji coba ini berhasil, penggunaan pesawat nirawak dapat diterapkan pada kegiatan International SOS secara global.

MOU ini mencakup beberapa kerja sama potensial lainnya seperti dukungan untuk rumah sakit berjalan serta layanan satelit dan luar [email protected]

Up Next

Related Posts

Discussion about this post