Beranda aneka AMSI Jatim Dikukuhkan

AMSI Jatim Dikukuhkan

34
Pengurus AMSI Jatim

SIAGAINDONESIA.COM Melalui Surat Keputusan Nomor: 04/INT/SK/PENGNAS/AMSI/XI/2017, ditandatangani Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut. Kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur periode 2017-2020 dikukuhkan. Wadah bagi wartawan media siber itu dikukuhkan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (10/8/2018).

Dihadiri Pengurus AMSI pusat, Dwi Eko Lokononto; Gubernur Jawa Timur Soekarwo, serta perwakilan instansi dari pemerintahan, TNI dan Polri, juga dari Perhimpunan Public Relations BUMN yang ada di Jatim.

Gubernur Soekarwo, saat memberikan sambutan sempat menyitir cerita tentang fungsi dan peran media di sejumlah negara di dunia dengan plus minusnya. Berkaca dari itu, di Indonesia kemudian meletakkan media sebagai pilar ke empat demokrasi. Karena kebebasan di negara demokrasi juga harus terkontrol. Guna mengemban amanat demokrasi sebagai penguatan peran dan fungsinya, insan media siber harus terus meningkatkan profesionalitas dan kemampuan.

“Agar media siber terus meningkatkan profesionalitas, sesuai fungsinya. Karena media menjadi bagian dari tiang demokrasi kita. Jika media berkualitas dan bermartabat akan berkualitas juga demokrasi di negara ini,” kata Pakde Karwo, sapaan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Juga dititipkan pesan untuk bisa mengetahui apakah sebuah media abal-abal dengan muatan konten hoax atau tidak. Itu perlu dilakukan penilaian terhadap keberadaan media tersebut, yakni oleh pihak-pihak profesional.

AMSI juga diharapkan berperan untuk ikut membendung munculnya berita hoax, dengan melakukan klarifikasi akurat. Juga disarankan ada saluran pengaduan, checking fakta dan tentang perkembangan terbarunya, sebelum dipublikasikan. Tujuannya agar tidak menimbulkan berkembangnya berita menyesatkan di tengah masyarakat.

“Harus ada aprasial sesuai disiplin media. Misalnya, soal profesionalitasnya, kompetensinya. Karena juga disyaratkan di dalam dunia bebas harus ada yang mengontrol, dan memastikan jika berita ini benar, AMSI harus menjadi pelopor itu,” pintanya.

Sebelumnya, Dwi Eko Lokononto atau biasa disapa Lucky, dari Dewan Pengawas dan Pertimbangan AMSI Pusat menyebut hingga saat ini ada 43.000 media online di Indonesia. Untuk di Jawa Timur masih dilakukan pendataan.

“Untuk yang di Jawa Timur hingga saat ini belum diketahui jumlah persisnya, dan diperkirakan mencapai ribuan,” kata Lucky.

Kemudian, Ketua AMSI Jawa Timur, Arief Rahman menyarankan agar pengelola media siber khususnya di Jawa Timur melengkapi badan hukum. Ikut berperan untuk tidak melakukan penyebaran berita fitnah atau hoaks dan menjaga keberimbangan.

“Keberadaannya wajib berbadan hukum, dan harus dihindari penyebaran berita fitnah,” pinta Arief.

Susunan Pengurus AMSI Jawa Timur

Prof Dr Drs Henri Subiakto SH, MSi; Prof Dra Rahmah Ida M.Com, PhD, dan Errol Jonathans sebagai Majelis Etik AMSI Jawa Timur Periode 2017-2020. Febby Mahendra Putra (tribunnews.com), Agnes Swetta Pandia (kompas.com), Budi Hartadi (detik.com); Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi AMSI Jawa Timur.

Ketua  :Arief Rahman (lensaindonesia.com)
Wakil Ketua I : Budi Sugiharto (jatimnow.com)
Wakil Ketua II :Miftahul Ulum (bisnis.com)
Wakil Ketua III :Sefdin Syaifuddi (kabarbisnis.com)
Wakil Ketua IV :Dhimas Ginanjar (jawapos.com)

Sekretaris: Tri Mulyono(suryaonline.com)
Wakil Sekretaris I :Zulham Mubarak (nukita.id)
Wakil SekretarisII :Iping Supingah (suarasurabaya.net)

Bendahara  : Saptini Darmaningrum (beritajatim.com).Red/Tji