Beranda News Divonis 12 Tahun Penjara, 1 dari 3 Jaringan Pengedar Ganja Pikir-Pikir

Divonis 12 Tahun Penjara, 1 dari 3 Jaringan Pengedar Ganja Pikir-Pikir

20

SIAGAINDONESIA.COM Tiga jaringan pengedar Narkotika jenis Ganja seberat 12 kilogram ini lemas setelah divonis oleh Majelis Hakim selama 12 tahun penjara. Mereka adalah Moch. Wahyudi (36), Ayuk Shelsy Handayani (23) dan Moch. Aminullah.

Ketiga terdakwa diantaranya satu wanita ini jalani sidang di ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/8/2018) dengan agenda putusan (vonis). Dalam sidang merupakan jaringan pengedar dipimpin oleh R. Anton Widyopriyono, SH., MH.

“Memutuskan menghukum ketiga terdakwa dengan hukuman selama 12 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

Siketahui sebelumnya tiga terdakwa dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djuariyah dan Ni Putu Parwati dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) selama 17 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 Miliar serta Subsider 3 bulan kurungan. Menurutnya, secara sah tiga terdakwa meyakinkan melakukan tindak pidana dengan memiliki menyimpan menjual atau menjadi kurir narkotika jenis ganja tanpa memiliki izin dari pihak yang berwenang.

Menanggapi putusan tersebut, langsung diterima oleh kedua pria tersebut. Namun, lain halnya dengan Shelsy yang merasa keberatan dengan putusan dari Majelis Hakim dan menyatakan pikir-pikir.

“Saya pikir-pikir pak hakim,” ujar Shelsy didampingi Fariji, selaku kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak, (14/8).

Fariji mengaku kecewa dengan hukuman vonis yang dijatuhkan pada terdakwa. Pasalnya, peran Shelsy hanya membantu suaminya.

“Saya prihatin atas putusan tersebut karena Shelsy itu hanya disuruh membantu oleh suaminya. Namun Hakik memutusnya sama, saya tidak bisa terima itu. Harusnya Hakim mempertimbangkan putusannya terhadap Shelsy, kasihan gitu loh.. Masak hanya disuruh bantu suaminya divonis sama,” terang Fariji usai sidang.

Perkara tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait adanya penyalagunaan narkoba yang dilakukan oleh terdakwa, tepatnya pada Sabtu 03 Maret 2018 sekira pukul 16,30 wib petugas dari BNNP Jawa Timur melakukan penangkapan terhadap terdakwa M.Aminulloh sesaan setelah menerima paketan berupa 2 (dua) kardus berisi narkoba jenis ganja.

Dalam kardus pertama berisi 10 (sepuluh) bungkus kopi bubuk yang setiap bungkus kopi tersebut berisi ganja, sedangkan kardus yang kedua berisi 14 (empat belas) bungkus kopi bubuk dimana disetiap bungkus kopi tersebut berisi ganja, jumlah keseluruhan ada 24 (dua puluh empat) bungkus ganja dengan berat total 12,240 gram.

Ketika di intetogasi, terdakwa mengaku jika barang tersebut adalah milik terdakwa Shelsy istri terdakwa M.Wahyudi (Berkas terpisah,red) yang kini sedang menungguh di warkop di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo, hingga saat itu juga terdakwa Shelsy dan M.Wahyudi dapat ditangkap oleh petugas BNNP Jatim. (Ady)