Kehadiran Finger Print di U13 IJL Mayapada 2018

Comment

SIAGAINDONESIA.COM Jelang laga bergengsi di Kompetisi Indonesia Junior League Mayapada 2018 siap di geber, pelaksanaan rencana nya akan di gelar pada bulan September 2018, Screening pemain IJL Mayapada U-13 baru saja usai digelar. Tercatat, akan ada sekitar 586 calon aktor rumput hijau Tanah Air sudah siap naik pentas.

Akhir pekan kemarin selama dua hari berturut-turut dari Sabtu (25/8) hingga Minggu (26/8), kompetisi IJL Mayapada U-13 melaksanakan sesi screening pemain. Tingkat persaingan diprediksi akan sulit ditebak, pasalnya setiap tim yang baru datang dengan komposisi terbaiknya.

Di screening pertama yang digelar di Auditorium Ang Boeng Ing, Mayapada Hospital, jumlah total lebih dari 295 pemain muda merapat. Tak kalah padat, hari berikutnya di Puri Puspiptek ada 273 nama menyusul. IJL Mayapada U-13 sendiri nantinya akan diikuti 28 SSB dari seluruh area Jabodetabek hingga Cilegon.

Suasana yang nyaman dari ruang tunggu pemain hingga sesi foto membuat jalannya screening berjalan tanpa hambatan berarti. Proses wawancara pun terbilang fun, tidak jarang canda-tawa dikeluarkan. Bahkan, suguhan video rekaman pertandingan IJL dari tahun ke tahun jadi tontonan menarik untuk tiap tim kontestan. Dari orangtua hingga anak didik, hampir semua ikut “terbius”.

Dibanding edisi sebelumnya, verifikasi pemain IJL Mayapada U-13 diperkuat dengan “kehadiran” finger print. Praktis, terobosan tersebut membuat cara kerja tim multimedia terasa lebih mudah terutama dalam hal rekap database selama kompetisi berjalan.

Proses screnning dua hari kemarin berjalan aman terkendali. Sabtu, hampir semua tim datang sesuai jadwal, sangat on-time dan bahkan lebih cepat prosesnya dari prediksi semula. Kami berterimakasih pada manajemen Mayapada Lebak Bulus yang sudah memfasilitasi auditoriumnya untuk terus menerus mennsupport IJL,” ujar CEO Indonesia Junior League, Rezza Mahaputra Lubis pada Wartawan Rabu (12/9/18).

Di sesi screning senyum semringah memang nampak terpancar jelas dari wajah Rezza melihat tingginya antusiasme tiap tim kontestan. Yang tidak kalah jadi sorotannya adalah soal kedatangan SSB keluarga baru IJL diantaranya seperti Java Soccer Academy, Cipta Cendikia FA, Laskar Pelangi hingga KMJR Cilegon.

“Beberapa SSB yang baru bergabung di IJL memang sangat antusias, tentunya ini jadi motivasi juga bagi kami sebagai operator untuk menghadiri kompetisi sepak bola usia dini yang berkelas juga berkualitas,” tutup [email protected]

Up Next

Related Posts

Discussion about this post