Beranda aneka Nasib K-2, Puluhan Tahun Mengabdi Menyisakan Duka

Nasib K-2, Puluhan Tahun Mengabdi Menyisakan Duka

23

SIAGAINDONESIA.COM-Terancam gagal, itulah nasib yang diderita tenaga honorer kategori dua (K-2) atas kebijakan pemerintah melalui Kemenpan RB yang ditindaklanjuti Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tahun 2018 ini.

Apalagi dalam aturan tersebut ada pembatasan usia calon pegawai negeri sipil (CPNS) yakni 34 tahun. Tak pelak, atas putusan itu membuat kalang kabut bagi tenaga K-2 yang ada di daerah seperti di Ngawi, Jawa Timur.
Seperti nasib yang dialami Didik Kuntono (49) seorang tenaga honorer yang menyandang status K-2 kini hanya mengaku terhadap nasibnya yang semakin tidak jelas.
Dirinya mengaku sudah 13 tahun mengajar di SDN II Jururejo, Kecamatan Ngawi Kota, namun harapan terakhir sebagai abdi Negara dengan menyandang status PNS menyisakan mimpi berkepanjangan.
“Tidak tahu apa yang terjadi untuk nasib tenaga K-2 termasuk saya ini. Lagi-lagi aturan terus berubah,” terang Didik Kuntono, Kamis, (13/09).
Padahal dirinya mengantongi status sebagai tenaga honorer sejak tahun 2004 dan sejak 2011 lalu malah diperkuat dengan terbitnya SK Gubernur Jawa Timur yang menerangkan dirinya benar-benar status K-2.
Didik Kuntono juga menyayangkan sikap BKD daerah terutama Ngawi beberapa tahun lalu yang seolah tutup mata dengan adanya dugaan manipulasi data K-2. Selain itu juga menyayangkan sikap Bupati Ngawi Budi Sulistyono yang terlalu obral janji terhadap K-2 yang berusia diatas 40 tahun. (pr)