Beranda Headline Bawaslu Jatim Siapkan Deklarasi “Menang Bermartabat, Kalah Terhormat”

Bawaslu Jatim Siapkan Deklarasi “Menang Bermartabat, Kalah Terhormat”

6
Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi

SIAGAINDONESIA.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur segera menggelar deklarasi untuk gelaran pemilu 2019, dengan tagline “Menang Bermartabat, Kalah Terhormat”. Itu menandai dimulainya proses tahapan kampanye damai Pemilu 2019, khususnya di Jatim. Elemen yang dilibatkan, partai politik, para calon legislatif DPRD Tingkat I, Tingkat II, dan tim sukses presiden-wakil presiden serta Forkopimda. Masa kampanye dimulai 23 September 2018, untuk hari pertama.

“Taglinenya “Deklarasi Menang Bermartabat, Kalah Terhormat” dilaksanakan di Hotel Majapahit Surabaya, tepatnya di taman hotel, nanti pada Minggu malam tangga 23 September 2018,” ujar Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Khunaifi disela rapat persiapan jelang pemilu di Bawaslu Jatim, di Jalan Tanggulangin Surabaya, Jumat (21/9/2018).

Lanjut Aang, Deklarasi merupakan amanat undang-undang guna memastikan kesiapan semua peserta pemilu. Terwujudnya kesepakatan saling menghormatii, menjunjung semua ketentuan perundang-undangan pelaksanaan pemilu 2019, dan kedaulatan rakyat yang demokratis, khususnya di wilayah Jatim.

“Kami ingin mengikat secara moril kepada seluruh peserta pemilu agar mentaati aturan perundang-undangan dalam tahapan kampanye, tahapan masa tenang, tahap pungut dan hitung, sampai pelaksanaan rekap dan penetapan hasil pemilu 2019 khususnya di wilayah Jatim,” urai Aang kepada wartawan.

Peserta pemilu, baik dari partai politik, para calon anggota DPD RI, termasuk semua tim kampanye pasangan capres dan cawapres, setelah pelaksanaan ikrar ada ikatan untuk menjaga kesepakatan dan menjunjung sportivitas. Ikut bersama-sama menjaga perilaku selama kampanye, dan menghindari pelanggaran.

Saat deklarasi, juga dilakukan penandatanganan prasasti dan memekikkan tagline “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

“Kita ingin pelaksanaan pemilu di Jatim, khususnya berjalan lancar, tertib dan aman,” lanjut lelaki kelahiran Surabaya, yang pernah menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan di gelaran Pilgub Jatim 2013 ini.

Gelaran serupa, di Bawaslu tingkat kabupaten/kota juga dilaksanakan senam Awas sebelum dilaksanakan deklarasi pemilu damai.

Mengantisipasi kerawanan, Bawaslu Jatim juga menyusun indeks kerawanan pemilu, dilengkapi dengan berbagai indikator. Sebagai acuan semua pihak untuk terciptanya pelaksanaan pemilu damai. Misalnya mengantisipasi kemungkinan jika ada aparatur penyelenggara negara yang tidak netral, baik ASN, TNI-Polri. Serta jika ada intimidasi terhadap pemilih, termasuk politik uang.

“Itu, dilounching di Bawaslu RI, pada 25 September 2018,” tambahnya.

Rapat persiapan Pemilu 2019 di Bawaslu Jatim
Rapat persiapan Pemilu 2019 di Bawaslu Jatim

Aang kembali mengingatkan agar ASN, TNI-Polri khusunys di Jatim ikut menjaga netralitas di pemilu 2019. Jika ditemukan indikasi ada keterlibatan, tentu ada sanksi terhadap yang bersangkutan.

Untuk diketahui, di gelaran pemilu 2019 ini diikuti oleh 14 partai politik, yakni:

1. Partai Kebangkitan Bangsa
2. Partai Gerindra
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
4. Partai Golkar
5. Partai NasDem
6. Partai Garuda
7. Partai Berkarya
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Perindo
10.Partai Persatuan Pembangunan
11.Partai Solidaritas Indonesia
12.Partai Amanat Nasional
13.Partai Hanura
14.Partai Demokrat.

Dan, sejak 17 Februari 2018 semua peserta pemilu dilarang melakukan kegiatan kampanye hingga 23 September 2018. Masa kampanye dilaksanakan mulai 23 September hingga 13 April 2019.

Jadwalnya, pada 23 September hingga 13 April 2019, dilaksanakan kampanye calon anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden. Selanjutnya, 22 September hingga 2 Mei 2019, dilakukan pelaporan dan audit dana kampanye. Mulai 14-16 April 2019 masuk masa tenang.

Pada 17 April 2019 dilakukan pemungutan dan penghitungan suara hasil pemilu. 18 April hingga 22 Mei 2019, di laksanakan rekapitulasi dan penghitungan suara.