Beranda featured Menolak Monopoli Agen Visa Umrah VFS Tasheel

Menolak Monopoli Agen Visa Umrah VFS Tasheel

58
Ribuan calon jamaah haji dan umroh menggelar aksi damai di depan kedutaan Arab Saudi menolak kebijakan aturan biometrik untuk pengajuan visa umrah melalui Visa Fasilitating Service (VFS) Tasheel yang ada di Indonesia, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

SIAGAINDONESIA.COM Kebijakan aturan biometrik untuk pengajuan visa umrah melalui Visa Fasilitating Service (VFS) Tasheel yang ada di Indonesia dianggap menyulitkan. Karena calon jamaah umrah harus lebih dulu merekam data biometrik untuk mendapatkan visa yang dikeluarkan kedutaan.

Aturan baru ini rencananya akan dilaunching dan diterapkan pada 24 Oktober mendatang. VFS Tasheel ini merupakan perusahaan yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi dan berbasis di Dubai diketuai salah seorang dari Mesir. Mereka inilah yang akan mengambil data biometrik sekaligus sidik jari calon jemaah umrah.

Jadi jika ke depan seorang jamaah umrah akan berangkat, harus datang membawa paspor, dan kemudian melaporkan ke kantor perwakilan VFS Tasheel di beberapa kota di Indonesia.

Setelah diambil biometrik dan sidik jari, barulah boleh mengajukan visa umroh. Visa umrah keluar baru mereka berangkat, dan ini dikenai biaya $7 per orang.

Dengan biaya $7 per orang, bisa dibayangkan dengan jumlah 1.005.086 jamaah setiap tahunnya, nilainya lebih dari $7 juta. Nilai ini mendekati Rp100 juta dalam satu tahun.

Selain itu aturan ini juga membuat repot para jamaah. Terutama bagi jamaah yang letak rumahnya jauh dari kantor VFS Tasheel. Ya, agen visa dari Kedubes Arab Saudi itu dinilai tak mengakomodir jamaah Indonesia yang kebanyakan berasal dari pedesaan atau daerah terpencil.

VFS Tasheel memang menjanjikan adanya kantor perwakilan di tiap kota provinsi. Namun jika hanya ada satu per provinsi maka masih menyulitkan dan harus memakan waktu lama jika jamaah berasal dari desa.

Puncaknya, ribuan calon jamaah haji dan umrah menggelar aksi damai di depan kedutaan Arab Saudi pada Rabu (3/10/2018). Tidak hanya itu, gabungan travel agent juga ikut berdemo menolak aturan visa umrah.

Ribuan calon jamaah haji dan umroh menggelar aksi damai di depan kedutaan Arab Saudi menolak kebijakan aturan biometrik untuk pengajuan visa umrah melalui Visa Fasilitating Service (VFS) Tasheel yang ada di Indonesia, Jakarta, Rabu (3/10/2018).
Ribuan calon jamaah haji dan umroh menggelar aksi damai di depan kedutaan Arab Saudi menolak kebijakan aturan biometrik untuk pengajuan visa umrah melalui Visa Fasilitating Service (VFS) Tasheel yang ada di Indonesia, Jakarta, Rabu (3/10/2018). Foto: tirto

Mereka mendesak aturan ini dibatalkan atau ditunda. Pasalnya VFS Tasheel selain mempersulit calon jamaah umrah sekaligus menambah anggaran yang harus dialokasikan.

“Kami PATUHI ikut menyuarakan tuntutan masyarakat terhadap permasalahan VFS yang akan membuat susah perjalanan umrah. Oleh karena itu kami hadir dan alhamdulilah tadi diterima dubes,” kata salah satu koordinator massa JUMRAT (Jamaah Umrah dan Masyarakat Tolak) VFS Tasheel, Luki Ahmad dari Asosiasi Patuhi di depan Kedubes Arab Saudi, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Usai dari Kedubes Arab Saudi, pendemo melanjutkan aksi ke Kemenag dan Kemlu. Tuntutannya sama, menolak agen visa VFS Tasheel selaku penyedia baru layanan visa Arab Saudi. Sebab hal itu dianggap memonopoli di Indonesia karena berasal dari luar negeri atau asing.

“Proses pengambilan data biometrik yang dilakukan VFS Tasheel sebagai syarat memperoleh visa umrah sangat memberatkan calon jamaah yang berasal dari pelosok. Kami menuntut pengambilan data itu tetap dilakukan di terminal kedatangan di Saudi Arabia sebagaimana berjalan selama ini,” kata salah satu koordinator pendemo dari Patuhi, Baluki Ahmad di depan Kantor Kemenag, Rabu (3/10/2018).

“Proses pengambilan data oleh VFS Tasheel di negara asal hanya usaha bisnis yang menunggangi alasan pelayanan dan keamanan,” imbuhnya.

Aksi damai ke Kemenag untuk menolak beroperasinya VFS Tasheel. Alasan lainnya yakni banyaknya jamaah lansia yang malah akan kesulitan memperoleh visa umrah.