Beranda HIGHLIGHT Penyidik Pidsus Polres Blitar Tambah Saksi Terkait Surat Hoax KPK

Penyidik Pidsus Polres Blitar Tambah Saksi Terkait Surat Hoax KPK

143
Pemeriksaan saksi tambahan kasus surat hoax KPK oleh penyidik Polres Blitar, Senin (5/11/2018).

SIAGAINDONESIA.COM Sebanyak lima saksi tambahan dipanggil tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Blitar guna melengkapi berkas pemeriksaan kasus berita bohong (hoax) surat palsu KPK, Senin (5/11/2018).

Kelima saksi yang dimintai keterangannya ini, beberapa di antaranya ada yang dari media. Namun Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu Mohammad Burhanuddin, membantah panggilan terhadap saksi berkaitan dengan profesi.

“Yang dipanggil bukan medianya tapi perseorangan yang mungkin pas kebetulan mereka rekan media, karena saksi yang lain juga ada orang umum. Jadi tidak ada kaitannya dengan profesi, ini hanya sebagai tambahan saksi untuk memperkuat saksi yang sudah dipanggil. Jadi tidak ada kaitannya dengan profesi media atau penyiaran tapi menguatkan/menyesuaikan keterangan saksi yang sudah diperiksa sebelumnya,” kata Burhan dikutip siagaindonesia.com.

Pantauan di lapangan, kelima orang yang memberikan tanggapan di unggahan terlapor MT diketahui berinisial BS, MR, dan TG.

Menurut Burhan, kelima saksi ini merupakan lima dari 40 pemilik akun yang mengetahui postingan dan memberikan tanggapan di unggahan MT. Sementara unggahan MT pada 12 Oktober lalu sudah ditanggapi 137 kali.

“Mereka kita mintai keterangan karena mengetahui unggahan MT, misalnya memberikan komen atau menyukai unggahan MT. Saksi yang dipanggil karena mengetahui dan mungkin ada kesesuaian dengan keterangan saksi yang lain,” urainya.

Penyidik juga sudah memeriksa satu saksi ahli IT untuk menyelidiki kasus ini. Pihak kepolisian belum dapat membeberkan nama saksi ahli yang sudah dimintai keterangan dalam kasus ini.

Sebelumnya, Kasubag Hukum Pemkab Blitar Agus Cunanto melaporkan MT pemilik akun Facebook yang telah mengunggah foto surat palsu KPK untuk pemanggilan pada Bupati Blitar dan beberapa pejabat di Lingkup Pemkab Blitar. Diketahui surat panggilan yang diunggah MT ini palsu. Sementara, MT mendapatkan foto surat palsu ini dari YS melalui pesan singkat, salah satu kontraktor muda yang ada di Kabupaten Blitar.rb