Beranda budaya Para Caleg Kota Solo Wajib Datangi Tempat Ini

Para Caleg Kota Solo Wajib Datangi Tempat Ini

153

SIAGAINDONESIA.COM  Bagi para pengusaha dan pejabat yang baru bertugas di kota Solo, tidaklah lengkap kalau belum ziarah ke makam Ki Gede Solo yang terletak di kawasan ndalem Mloyokusuman, Kraton Solo.

Ki Gede Solo dikenal sebagai cikal bakal pemilik Desa Sala. Kawasan di mana tempat tersebut berada, sekarang sudah  berdiri keraton Solo.

Di kalangan para warga nahdliyin, Ki Gede Solo adalah waliyullah, salah satu tokoh penyebar agama Islam di kota Solo.

Oleh sebab itu bertepatan pada bulan sya’ ban  tiap setahun sekali, warga nahdliyin menggelar tradisi ,ziarah di makam Ki Gede Solo

Tak sedikit pula para pejabat, ulama dan masyarakat setiap hari tertentu ziarah di makam Ki Gede Solo. Bahkan di era kepemimpinan Walikota Jokowi, setiap peringatan hari jadi kota Solo, para pejabat Pemkot Solo selalu rutin menggelar ziarah  ke makam Ki Gede Solo.

Tidak terkecuali pada saat masa kampanye, banyak caleg caleg DPRD Kota Solo menggelar ziarah ritual di makam Ki Gede Solo.

Selain ziarah dan mengenang jasa para leluhur terhadap berdirinya kota Solo, para celeg juga berharap pencalonanya di legislative bisa terwujud.

‘ Seperti dalam sikap adat tradisi masyarakat Jawa pada umumnya terhadap tokoh yang dikeramatkan karena kelinuwihanya. Mereka ( para caleg ) kulonuwun, ngalap berkah kepada leluhur, cikal bakal kota Solo, dengan harapan seluruh proses pencalonanya berjalan dengan lancar, serta bisa terlaksana menjadi caleg DPRD di kota Solo.’ Terang Mbah Mamik Lawu, salah satu tokoh spiritual asli Solo

Perilaku seperti itu sebut mbah Mamik, jamak di lakukan di dalam budaya Nusantara, sebagai bagian dari masyarakat yang masih kuat memegang teguh adat tradisi.

Di dalam komplek makam Ki Gede Solo terdapat dua makam lainya yaitu makam Kiai Carang dan Nyai Sumedang. Para pelaku ritual yang datang ziarah ke makam Ki Gede Solo, biasanya membawa bunga mawar putih atau sedap malam.

‘ Namun sebelum masuk ke makam, di haruskan terlebih dulu sesuci wudlu ‘ Jelasnya

Makam yang berada di pojok ndalem Mloyokusuman  itu, menurut cerita di pindahkan dari tempat sebelumnya di sitihinggi Kraton Surakarta.

Alasanya di pindah dari katerangan warga kampung, karena banyaknya orang orang ziarah yang di khawatirkan bisa mangganggu dan merusak kelestarian cagar budaya Keraton Surakarta, maka makam Ki Gede Solo akhrinya di pindah di kawasan ndalem Mloyokusuman. ( djko ).