Beranda featured Divestasi Saham Freeport Berpotensi Korupsi  

Divestasi Saham Freeport Berpotensi Korupsi  

243
0

Ditambahkan Faisal, risiko utang dalam bentuk global bond lebih besar ketimbang pinjaman multilateral atau pinjaman bilateral. Sebab utang lewat multilateral atau bilateral bunganya lebih kecil. Pembayaran pun bisa direstrukturisasi jika ada potensi gagal bayar.

“Kalau pinjam di global bond, maka itu pinjam ke pasar. Pinjam ke pasar itu tidak ada negosiasi macam-macam. Kalau asing itu punya sentimen negatif terhadap Indonesia, dia jual besoknya. Harganya ancur. Mampus kita,” jelasnya.

Inalum memang menerbitkan obligasi internasional untuk membiayai akuisisi Freeport. Obligasi tersebut ditawarkan ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Hongkong, dan Singapura, dan hasilnya positif.nya