Hearing Forum Ormas Islam Blitar Raya dengan Pemkot Blitar

SIAGAINDONESIA.COM Ratusan umat Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam mendatangi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Senin (07/01). Kedatangan mereka untuk menuntut Pemkot Blitar agar segera melaksanakan hasil hearing soal penutupan cafe dan tempat karaoke Maxi Brillian sesuai surat rekomendasi dari DPRD Kota Blitar.

Tuntutan diawali dengan aksi didepan kantor Pemkot Blitar. Selanjutnya, perwakilan massa akhirnya melakukan audiensi dengan pihak Pemkot Blitar yang langsung dipimpin Wakil Walikota Blitar.

“Kami minta rekomendasi dari dewan segera dilakukan. Jika tidak, dalam waktu 3 x 24 jam kedepan, jangan salahkan kami jika melakukan tindakan sendiri,” kata Akbar Hariri, Koordinator Aksi Damai Forum Ormas Islam Blitar Raya.

Ditemui usai audiensi, Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan, kurun waktu 3 hari kedepan pihaknya memastikan akan menutup sementara semua tempat karaoke di Kota Blitar. Kemudian, Pemkot akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah yang alan diambil selanjutnya. Jika terbukti melanggar, maka akan ditindak sesuai aturan.

Tidak ada alasan bagi Pemkot untuk tidak melakukan rekomendasi dari dewan, karena semua fraksi sudah menyepakati rekomendasi itu. Jadi maksimal 11 Januari 2019 nanti, semua tempat karaoke akan kita tutup sementara,” ungkapnya.

Lebih lanjut Santoso menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, ada sembilan tempat karaoke yang ada di Kota Blitar. Satu diantaranya sudah ditutup, yakni cafe Maxi Brillian yang ada di Kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjemkidul.

“Penutupan sementara ini kan dalam rangka penataan cafe agar tidak merusak nilai dan norma, khususnya generasi bangsa, serta pemuda-pemudi yang awalnya dihancurkan oleh hal-hal seperti itu,” ujarnya.had