Kepala Dinas P2KB PPP Kab Blitar Wahid Rosyidi

SIAGAINDONESIA.COM Program kampung KB dinilai penting. Pasalnya, kampung KB sebagai wahana pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung.

Namun demikian, sampai saat ini Kabupaten Blitar tercatat baru memiliki 37 kampung KB sejak 2017. “Jadi setiap tahun ada beberapa daerah di Kabupaten Blitar, utamanya wilayah desa yang kita tunjuk untuk membentuk Kampung KB. Nah, sampai saat ini, kita sudah memiliki 37 kampung KB,” kata Wahid Rosyidi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Blitar, Selasa (08/01).

Wahid menjelaskan, pada tahun 2017 sudah terbentuk 23 Kampung KB dan sudah mampu menerapkan program. Kemudian pada tahun 2018 kemarin sudah berhasil dibentuk sebanyak 14 Kampung KB, namun belum bisa menerapkan programnya.

“Untuk 14 Kampung KB yang baru dilaunching pada tahun 2018 kemarin, baru akan menerapkan programnya pada tahun 2019 ini. Sebanyak 37 Kampung KB yang dimiliki itu menyebar di seluruh kecamatan, dimana per kecamatan sudah ada 1 – 2 Kampung KB,” jelasnya.

Wahid menambahkan, tujuan pembentukan kampung KB ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Kita berharap tahun ini BKKBN kembali menunjuk beberapa desa di Kabupaten Blitar untuk menerapkan Kampung KB,” harapnya.had