Beranda Headline Sebelum Buron, Wisnu Wardhana Divonis 3 Tahun Kasus Penjualan Aset PT PWU

Sebelum Buron, Wisnu Wardhana Divonis 3 Tahun Kasus Penjualan Aset PT PWU

127
0

“Setelah 5 menit kemudian akhirnya tersangka mau keluar dan kami amankan. Ia menggunakan masker dan menggunakan jaket,” kata Teguh.

“Sekitar pukul 05.50 WIB kami berhasil mengamankan terpidana Wisnu Wardhana. Eksekusi dasarnya adalah keputusan Mahkamah Agung, di mana terpidana harus melaksanakan pidana selama enam tahun,” lanjut Teguh.

Teguh menjelaskan WW terjerat kasus pengalihan aset BUMD PT PWU pada tahun 2013. Kasus itu disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya dan WW divonis 3 tahun.

“Kemudian Pengadilan Tinggi ditahan selama 1 tahun dan sama Mahkamah Agung jadi hukumnya menjadi 6 tahun,” kata Teguh.

Dikatakan Teguh, jika Wisnu Wardhan sudah menjadi DPO sejak tiga minggu lalu.

“Sekitar tiga minggu menjadi DPO kami,” tandas Teguh.

Masyarakat Surabaya pagi ini dihebohkan drama penangkapan Wisnu Wardhana (WW). Tak seperti penangkapan koruptor pada umumnya, banyak drama mulai dari kejar-kejaran, hingga ditabraknya kendaraan jaksa oleh WW yang hendak kabur.

WW diketahui merupakan Mantan Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014. Wisnu terjerat kasus korupsi pelepasan dua aset berupa tanah dan bangunan milik BUMD PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim di Tulungagung dan Kediri pada 2013.

Saat proses pelepasan kedua aset, WW menjabat sebagai Ketua Tim Penjualan Aset PT PWU dan Kepala Biro Aset. Kasus penjualan aset PT PWU ini sempat mencuat di tingkat Pengadilan Tipikor Surabaya, April 2017 lalu. Saat itu, WW dihukum tiga tahun penjara serta denda Rp 200 juta dan uang pengganti senilai Rp 1,5 miliar.

Lantaran tak puas dengan putusan PN Tipikor, WW mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jatim. WW hanya divonis satu tahun penjara saja. Namun Kejati Jatim langsung mengajukan upaya kasasi ke MA, sehingga WW divonis 6 tahun penjara. Namun WW tak menjalani vonis tersebut sehingga statusnya menjadi buron. Ady