Beranda aneka DreadOut Optimis Tembus Box Office

DreadOut Optimis Tembus Box Office

93
0

SIAGAINDONESIA.COM Sejumlah pelaku industri perfilman memberikan respon positif terhadap penayangan Film DreadOut. Hal ini diungkapkan Joe Taslim dan Chandra Liow seusai menonton film besutan Kimo Stamboel ini.

“Great job untuk semua tim DreadOut. We love the movie,” ujar Joe Taslim, salah satu aktor berbakat di Indonesia yang telah go-international, Senin (7/1/2019).

Menurut dia, tayangnya film DreadOut menunjukkan perkembangan dunia perfilman di Indonesia karena film ini merupakan film pertama yang diadopsi dari game.

“DreadOut The Movie adalah film luar biasa karena berhasil mengadopsi sebuah game menjadi reality,” ujarnya.

Di saat yang sama Chandra Liow menambahkan pendapatnya.

“Ini film beda banget sama film horor di indonesia. Karena itu kalian harus nonton filmnya,” ujarnya.

Sementara itu, Salah satu anggota dari The Mo Brothers, Timo Tjahjanto mengungkapkan kebanggaannya pada sutradara film DreadOut.

“Gue bangga sama Kimo, dia udah bisa bikin film yang dinikmati oleh anak muda. Gue juga suka banget sama special effectnya. Jealous malah,” tandasnya.

Sejak tayang perdana di seluruh bioskop pada 3 Januari 2018, film DreadOut telah menembus 379.555 penonton pada hari kelima. Angka tersebut dipastikan akan terus naik, menunjukkan respon positif masyarakat terhadap film besutan Kimo Stamboel.

Film DreadOut mengambil latar cerita sebelum kejadian dalam game terjadi (prekuel). Film DreadOut menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial. Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi apartemen tersebut di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama disana. Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.

Film DreadOut disutradarai dan diproduseri oleh Kimo Stamboel (“Rumah Dara”, “Killers” “Headshot”), Wida Handoyo (“Petak Umpet Minako”), dan Edwin Nazir (“9 Summers 10 Autumns”) telah rilis 3 Januari 2019.Pak_Dik