Beranda News Misbakhun Ajak Masyarakat Pasuruan Probolinggo Kawal RUU Pertembakauan

Misbakhun Ajak Masyarakat Pasuruan Probolinggo Kawal RUU Pertembakauan

211
0

SIAGAINDONESIA.COM – Legislator partai Golkar Mukhamad Misbakhun meminta masyarakat untuk ikut membantu dirinya mengawal nasib pertembakauan di tanah air. Pasalnya, produksi tembakau nasional dari wilayah Jawa Timur sendiri memiliki jumlah prosentase yang cukup besar, yakni 47 persen yang meliputi daerah Probolinggo, Jember, Banyuwangi dan Madura.

“Itu semua sudah meliputi 47 persen produksi tembakau nasional,” kata Misbakhun saat berbicara dalam kegiatan Konsolidasi Internal dan Pemantapan Tim Pemenangan Partai Golkar Dapil Jawa Timur II meliputi Pasuruan dan Probolinggo di desa Nogosaren, kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo akhir pekan lalu.

Inisiator RUU Pertembakauan itu mengatakan, sebagian besar masyarakat di wilayah Probolinggo-Pasuruan memiliki profesi sebagai petani tembakau. Banyak dari masyarakat Probolinggo menjadi petani tembakau. Ia pun berkomitmen sebagai wakil rakyat akan terus memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau.

“Bapak ibu harus tau kalau sumbangan tembakau untuk penerimaan negara dalam bentuk cukai itu Rp150 triliun, ditambah pajak sekitar 200 triliun. Ini artinya lebih dari 300 triliun itu untuk negara,” jelasnya.

Alokasi cukai dan pajak rokok, tambah ia, dipakai untuk menutup defisit BPJS Kesehatan, gaji guru, tentara, perawat, dokter. Namun sampai saat ini tembakau belum ada UU-nya sebagai komoditas, sebagai hasil produk pertanian agrikultural yang bisa menjaga supaya hasil dari panen tembakau harganya tidak jatuh.

Legislator yang duduk di Komisi XI DPR RI ini mengungkapkan, melalui UU Pertembakauan ini akan diusulkan bagaimana nanti ada tim penentu harga yang meliputi pemerintah daerah, asosiasi petani tembakau dan produsen pabrikan yang akan membeli tembakau dari petani.

“Nanti akan dicarikan mekanisme penetapan harga tembakau sehingga harga stabil. Karena seringkali para tengkulak memesan terlebih dahulu dan harganya menjadi jatuh,” katanya.

Misbakhun berharap, adanya UU Pertembakauan nantinya bisa memberikan titik cerah bagi nasib petani. Karena melalui UU tersebut akan diatur bagaimana petani bisa mendapatkan akses terhadap bibit tembakau yang baik, disediakan sarana alat pengairan yang baik. Pemerintah juga mengadakan penelitian bagaiamana tembakau bisa diolah selain produk rokok.

“Inilah salah satu UU yang diusulkan, termasuk di dalamnya adalah pabrikan lokal harus menyerap tembakau nasional sebesar 80%,” kata Misbakhun.

Di hadapan 600an relawan Tetap Misbakhun (Tekun), Misbakhun meneguhkan komitmennya untuk kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat periode 2019-2024.

“Saya tahu perjuangan ini masih belum tuntas. Karena itu saya mohon didukung kembali agar perjuangan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Probolinggo -Pasuruan,” ujarnya.

Diketahui, Mukhamad Misbakhun maju sebagai caleg DPR RI 2019-2024 Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Kabupaten/Kota Pasuruan dan Probolinggo dengan nomor urut 1. IAN