Beranda News Kasipidum Kejari Surabaya Jelaskan Alasan Ahmad Dhani Tidak Ditahan

Kasipidum Kejari Surabaya Jelaskan Alasan Ahmad Dhani Tidak Ditahan

174
0
Ahmad Dhani Didampingi Kuasa HukumnyaSaat Jalani Pelimpahan Tahap II di Kejari Surabaya, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Tidak dilakukannya penahanan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya terhadap musisi Ahmad Dhani lantaran ada beberapa pertimbangan, seperti barang bukti transkrip vlog Dhani serta yang bersangkutan tadi cukup kooperatif sehingga tadi berjalan dengan lancar. Hal itu disampaikan Kasi Pidum Kejari Surabaya, Didik Adyotomo kepada awak media, Kamis (17/1/2019).

“Yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, sesuai dengan Pasal 21 ayat 4 berbunyi suatu syarat melakukan penahanan adalah bisa memenuhi syarat objektif, dengan ancamannya 5 tahun atau lebih. Kebetulan dalam kasus ini ancamannya hanya 4 tahun dan secara objektif tidak memenuhi syarat,” papar Didik di Kejari Surabaya.

Untuk proses selanjutnya, lanjut Didik, pihaknya akan melakukan pelimpahan berkas penuntutan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam waktu dekat dan secepat mungkin. Sementara itu, Didik telah menyiapkan 6 Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani pekara Ahmad Dhani.

“Kita tim gabungan teman-teman dari Kejati dan dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Jumlahnya ada 6 jaksa, Kejati 4 orang kita 2 orang,” terangnya.

Ahmad Dhani Keluar Dari Ruang Tahap II Kejari Surabaya, (foto: Ad)

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani didampingi kuasa hukumnya tiba di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dengan menumpangi mobil Kijang Innova warna putih bernopol L-1700-VO. Pantauan dilokasi, pentolan Band Dewa19 mengenakan kaos lengan panjang warna hitam bertuliskan The Rockers dengan memakai selendang hitam menutupi kepalanya.

Berkas perkara Ahmad Dhani ini dinyatakan sempurna atau P21 pada Kamis (3/1) lalu, setelah sebelumnya dikembalikan oleh jaksa peneliti lantaran adanya kekurangan berupa syarat formil dan materiil.

Suami Mulan Jameela ditetapkan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik yang bermula dari ucapan idiot melalui vlog Ahmad Dhani saat aksi #2019GantiPresiden beberapa waktu lalu di Surabaya.

Ia dilaporkan ke Polda Jatim, oleh Koalisi Bela NKRI, pada 1 September 2018 lalu. Dalam kasus ini Ahmad Dhani dijerat Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE tentang Pencemaran Nama Baik. Ady