Beranda Headline Pasca Nobar Debat Capres, Di Kandang Banteng Targetkan 70 Persen Suara Jokowi...

Pasca Nobar Debat Capres, Di Kandang Banteng Targetkan 70 Persen Suara Jokowi – Ma’ruf Amin

166
0

SIAGAINDONESIA.COM – Pasca debat calon presiden perdana Jokowi – Ma’ruf Amin nomor urut 01 dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno nomor urut 02, Kamis, (17/01/2019), justru memperkuat barisan suara calon presiden petahana Jokowi. Dwi Rianto Jatmiko/Antok Ketua Tim Sukses Jokowi – Ma’ruf Amin Kabupaten Ngawi secara politik langsung pasang badan.

Ia optimis untuk Ngawi suara Jokowi pada Pemilu serentak/Pilpres 17 April 2019 bakal naik drastis dibanding Pilpres 2014 lalu yang hanya 61 persen suara. Kali ini, ditargetkan 70 persen suara untuk Jokowi sama seperti yang ditargetkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin wilayah Jawa Timur.

“Tentu kita optimis dari berbagai faktor pendukung yang ada bisa menyentuh angka sesuai yang ditargetkan yakni 70 persen. Dengan angka itu kita yakin bisa,” terang Antok, Kamis, (17/01/2019).

Sikap Antok yang juga Ketua DPC PDIP Ngawi sekaligus Ketua DPRD Ngawi saat nonton bareng debat capres tersebut cukup beralasan. Pasalnya, untuk menunjang suara Jokowi berangkat dari berbagai faktor. Pertama adalah Ngawi merupakan satu daerah yang dikenal sebagai kandang banteng atau lumbungnya suara PDIP di Jawa Timur sesuai hasil Pemilu 2014 lalu.

Faktor kedua bebernya, terkait kebijakan atas realisasinya dana desa yang makin mantap di era kepemimpinan Jokowi. Terlebih nilai anggaran dana desa yang dikucurkan tahun 2019 ini totalnya mencapai Rp 70 triliun. Alasan inilah memberikan konstribusi positif kepercayaan masyarakat.

Diluar itu tandas Antok, kebijakan Jokowi yang menjanjikan kesejahteraan perangkat desa setara PNS golongan IIA. Dan faktor ketiga, tidak lain salah satu materi debat capres yang diusung terkait penegakan supremasi hukum dan HAM. Urai Antok, dengan konsep yang terstruktur sesuai materi debat tersebut memberikan keyakinan terhadap pemilih pemula.

“Mengingat wilayah Ngawi ini ada 21 ribu lebih suara pemula dari data DPT yang ada. Potensi suara itulah termasuk yang kita sasar untuk memenuhi target yang dipasang. Dan kita yakin dengan visi misi yang diusung tadi meningkatkan elektabilitas Pak Jokowi,” tambahnya.

Antok mengatakan, isi materi debat yang disampaikan Jokowi itu sulit menggoyahkan pendirian strong voters atau masyarakat yang sudah memiliki pilihan kepada calon presiden nomor urut 01 tersebut. Maupun mereka yang belum menentukan pilihan, atau swing voters. (pr)